Puluhan Guru SMP Al Ishlah Batu Darano Ikuti Pelatihan Guru Bahagia

Anggota DPRD Bukittinggi Ibnu Asis saat memberi arahan pada pembukaan pelatihan Guru Bahagia untuk 55 orang tenaga edukatif dan non edukatif SMP Al Ishlah, Batu Darano.

BUKITTINGGI, KP – Sebanyak 55 orang tenaga edukatif dan non edukatif di lingkungan SMP Al Ishlah Batu Darano, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS), Kota Bukittinggi mendapat pelatihan Guru Bahagia. Pelatihan yang difasilitasi dan diinisiasi Ibnu Asis selaku anggota DPRD Bukittinggi dari Fraksi PKS itu diadakan di aula SMP Al Ishlah, Sabtu lalu (12/8).

Ibnu Asis mengatakan, Kurikulum Merdeka atau lebih populer dengan sebutan Merdeka Belajar telah memberi banyak inspirasi dan motivasi kepada tenaga pendidik pada beragam satuan pendidikan untuk terus-menerus mengasah diri dengan meningkatkan skill, kemampuan, dan kompetensi mengajar masing-masing.

“Tidak terkecuali para guru di lingkungan SMP Al Ishlah melakukan upaya yang baik dan masif terkait pembinaan dan pendalaman kualitas dan kuantitas pengajaran melalui kegiatan pelatihan Guru Bahagia ini. Untuk itu, kepada peserta diharapkan mengikuti dengan sungguh-sungguh, sehingga predikat Guru Bahagia itu tercapai,” kata Ibnu Asis yang juga Ketua PKS Bukitinggi.

Ia menjelaskan, Kurikulum Merdeka sejatinya memberi peluang dan ruang kepada guru untuk lebih meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam menyajikan model pembelajaran di kelas masing-masing.

“Dengan demikian, setiap guru berhak melakukan terobosan baru dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran sebagai langkah awal untuk mengukur dan mengukir prestasi peserta didik ke depan,” papar Ibnu Asis.

Sementara, Kepala SMP Al Ishlah, Busyra, mengucapkan terimakasih kepada Ibnu Asis yang telah menjembatani dan memfasilitasi kegiatan pelatihan itu.

“Sudah sejak lama para guru dan karyawan merindukan dan menginginkan pelatihan ini,” ungkapnya.

Salah seorang peserta pelatihan, Yusmiati mengungkapkan kesannya bahwa menjadi guru bahagia adalah suatu keniscayaan untuk mengejawantahkan pesan-pesan spiritual sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 9 .

Desmanita selaku Wakil Kepala SMP Al-Ishlah yang juga berpartisipasi sebagai peserta pelatihan mengaku merasa tersadar bahwa menjadi guru bahagia berawal dari pemahaman akan profesi guru sebagai orang yang ‘digugu dan ditiru’ oleh peserta didik. Oleh karena itu, ia memahami bahwa seorang guru mestinya menjadi contoh teladan bagi para muridnya.

“Pada hakikatnya, ketika seorang guru menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik dan penuh keikhlasan, sesungguhnya ia sedang melakukan penghambaan dan pengabdian kepada Tuhannya yang Insya Allah bernilai ibadah,” ujar Desmanita.

Pelatihan Guru Bahagia itu menghadirkan narasumber sekaligus instruktur master of trainer ternama dan sarat pengalaman, Satria Asmal dan tim dari Specta Institute Padang Panjang. (eds)

Related posts

Kasus Narkoba Mendominasi, Edukasi Hukum ke Pelajar Diperkuat

PEMKO PADANG BEKALI GURU TANGANI KASUS KEKERASAN ANAK DI SEKOLAH

MAN 3 Padang Perkuat Karakter Religius Siswa Melalui Pembiasaan Puasa Sunah