Home » Ratusan Guru Honorer Sampaikan Aspirasi ke Bupati Limapuluh Kota

Ratusan Guru Honorer Sampaikan Aspirasi ke Bupati Limapuluh Kota

Redaksi
A+A-
Reset

LIMAPULUH KOTA, KP – Dua ratus lebih guru honorer yang mengabdi diberbagai jenjang pendidikan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota mendatangi rumah dinas Bupati Limapuluh Kota, Selasa (9/1).

Di rumah dinas Bupati para ‘pahlawan’ tanpa tanda jasa yang sudah mengabdi puluhan tahun sebagai guru honorer itu diterima Bupati Safaruddin Dt. Bandaro Rajo di ruang pertemuan rumah dinas bupati.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Syamsul Mikar, dan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Limapuluh Kota, Afri Efendi, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KabupatenLimapuluh Kota, Adrian Wahyudi itu, para guru honorer tersebut menyampaikan aspirasi kepada Bupati dan DPRD agar penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahun 2024 diharapkan formasi untuk guru.

Pada kesempatan tersebut para guru honorer menyampaikan empat poin penting kepada Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo. Pertama, honorer yang telah sampai ambang batas berstatus (P1) minta diafirmasi dan optimalisasi tidak dilakukan tes ulang dan bisa diterima langsung.

Kedua,  guru honorer yang belum ada formasi agar diberikan formasi. Ketiga, tenaga honorer operator dan penjaga sekolah agar diberikan formasi dan keempat, pendataan SD dan SMP berapa orang kekurangan guru.

Terkait aspirasi ratusan guru honor dan tenaga pendidik tersebut, Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin berkomitmen untuk terus memperjuangkan nasip guru honorer dan tenaga kependidikan untuk diangkat menjadi P3K.

Komitmen Bupati itu tidak hanya isapan jempol belaka, terbukti memasuki tahun ke tiga kepemimpinannya menjadi Bupati Limapuluh Kota, sudah mengangkat ribuan pegawai P3K untuk formasi guru, kesehatan dan teknis.

“Aspirasi ratusan guru honerer dan tenaga pendidik ini akan kita sampaikan kepada pemerintah pusat seperti penerimaan tahun sebelumnya dan bagi yang telah mencapai ambang batas supaya tidak di tes ulang,” jelasnya.

Untuk formasi tahun 2024, sebutnya Pemerintah Limapuluh Kota masih menunggu arahan dari Pemerintah Pusat dan kalau ada akan memprioritaskan untuk guru dan kesehatan dan Pemkab Limapuluh Kota akan mendata formasi-formasi yang belum masuk ke dalam formasi yang di ajukan ke-MenPAN RB,” ucap Safaruddin didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Adrian Wahyudi. (dst)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?