PADANG, KP — Hujan deras yang mengguyur Kota Padang, Jumat (2/1) siang, menyebabkan peningkatan debit air sungai di kawasan Pasa Lalang, Kecamatan Kuranji. Luapan air sungai tersebut masuk ke permukiman warga dan memicu banjir bandang, sehingga sejumlah penduduk terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Menanggapi kondisi tersebut, Tim Kantor SAR Padang langsung bersiaga di lokasi kejadian. Sebanyak enam personel diterjunkan untuk membantu proses evakuasi serta memastikan keselamatan warga terdampak.
“Operasi penyelamatan dilakukan dengan menggunakan satu unit truk LCR dan perlengkapan evakuasi air guna menjangkau area yang sulit dilalui kendaraan biasa,” ujar Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Padang, Hendri.
Ia menjelaskan, personel SAR masih berada di lapangan dan melakukan penyisiran secara bertahap. Proses evakuasi dilakukan dengan kewaspadaan tinggi mengingat sebagian wilayah masih terendam dan arus air terpantau cukup deras.
Sementara itu, meluapnya DAS Kuranji juga menyebabkan ratusan warga di Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, terpaksa mengungsi akibat banjir susulan.
Pantauan di Perumahan Griya Kubu Tama hingga pukul 10.00 WIB menunjukkan hujan lebat masih mengguyur kawasan tersebut. Genangan air setinggi pinggang orang dewasa masih merendam pemukiman warga.
Perumahan Griya Kubu Tama diketahui berada tidak jauh dari aliran Sungai Batang Kuranji, dengan jarak sekitar 100 hingga 200 meter.
Di tengah upaya penanganan banjir, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Barat mengeluarkan peringatan dini cuaca. Pada Jumat pukul 13.30 WIB, BMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang sekitar pukul 14.00 WIB di sejumlah wilayah Sumatera Barat.
Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Kabupaten Pesisir Selatan, Tanah Datar, Padang Pariaman, Pasaman, Dharmasraya, Kota Pariaman, serta daerah sekitarnya. Potensi cuaca ekstrem juga dapat meluas ke beberapa kecamatan di Kabupaten Solok, Agam, Solok Selatan, hingga Kepulauan Mentawai.
BMKG turut mengingatkan sejumlah kota di Sumbar, termasuk Padang, Solok, Sawahlunto, Padang Panjang, dan Pariaman, untuk meningkatkan kewaspadaan. Khusus di Kota Padang, peringatan cuaca mencakup hampir seluruh kecamatan, mulai dari Bungus Teluk Kabung hingga Koto Tangah. (sdc/trb)
