PADANG, KP – Kota Padang dilanda hujan deras sejak siang hingga malam, Kamis (7/3). Akibatnya, sejumlah wilayah mengalami banjir. Salah satu wilayah yang terdampak banjir yakni di belakang Komplek Wisma Utama, jalan menuju SMP 17 Padang, Kecamatan Lubuk Begalung.
Dalam video yang beredar di media sosial, tampak para petugas tengah mengevakuasi para warga yang terjebak banjir. Terlihat juga air sudah setinggi atap rumah warga dan air mengalir deras. Dikabarkan juga ada rumah warga yang hanyut terseret arus banjir.
Kawasan lainnya yang terendam banjir yakni jalan Raya menuju Belimbing Kecamatan Kuranji. Di lokasi itu, banjir merendam jalan raya sehingga mengganggu arus lalulintas.
Hingga tadi malam BPBD dan instansi terkait lainnya masih melakukan pendataan wilayah mana saja di Kota Padang yang terendam banjir, termasuk apakah ada korban dalam musibah ini. Hingga berita ini naik cetak, hujan deras masih mengguyur Kota Padang.
Jalan Padang-Solok Longsor
Sementara itu, jalan Padang-Solok tepatnya di Lubuk Paraku, Sitinjau Laut, diterjang longsor. Longsor tersebut mengakibatkan akses jalan menjadi terhambat, sehingga menimbulkan kemacetan sepanjang 2 kilometer lebih.
Kapolsek Lubuk Kilangan Kompol Harry Mariza Putra mengatakan, pihaknya telah mengerahkan personel ke lokasi longsor untuk mengamankan arus lalu lintas. Ia mengimbau agar para pengendara mencari jalan alternatif lain, kalau perlu perjalanan diundur sementara waktu.
Jembatan di Pesisir Selatan Putus Diterjang Air Bah
Sebuah jembatan di Nagari Koto Rawang, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan putus akibat diterjang oleh air bah sungai setempat karena hujan deras. Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman sumbarkita.id, air juga hampir meluap ke permukiman warga.
Diketahui, jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses menuju nagari Koto Rawang. Akibat putusnya jembatan membuat akses keluar dan masuk warga menjadi terhambat.
Banjir Bandang Hantam Limapuluh Kota
Intensitas hujan tinggi menyebabkan dua nagari di Kabupaten Limapuluh Kota dihantam banjir bandang, Kamis sore (7/3).
Kelaksa BPBD Kabupaten Limapuluh Kota Ramadinol mengatakan, dua nagari yang dihantam banjir bandang itu adalah Situjuah Batua dan Situjuah Banda Dalam.
“Banjir bandang menyebabkan sejumlah rumah warga terdampak di masing-masing nagari,” ujarnya.
Tak hanya rumah warga, sejumlah fasilitas umum juga ikut diterjang banjir bandang. “Masjid dan puskesmas pembantu juga terkena banjir bandang,” pungkasnya. (ski)
