PADANG, KP – Sebuah mobil Toyota Raize dengan nomor polisi BA 1669 BP dihantam kereta api di perlintasan rel kawasan Banda Bakali, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Jumat (11/4) sekitar pukul 18.30 WIB. Akibat insiden ini, mobil tersebut terseret sejauh 50 meter.
Kapolsek Padang Utara, AKP Yuliadi, mengungkapkan bahwa mobil dikemudikan oleh Arfianti Nora (53), seorang karyawan swasta yang berdomisili di Komplek Cendana, Alai Parak Kopi.
“Menurut keterangan saksi di lokasi, mobil melaju dari arah Kampus Taman Siswa menuju Parak Kopi. Diduga pengemudi tidak melihat kedatangan kereta api saat melintasi rel, sehingga tabrakan tidak dapat dihindarkan. Kendaraan mengalami kerusakan berat,” ujar AKP Yuliadi dikutip dari sumbarkita.id.
Proses evakuasi korban dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Alai Parak Kopi, Aipda Joko Febrian, bersama warga sekitar. Korban awalnya dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumbar, lalu dirujuk ke RSUP M. Djamil Padang karena mengalami luka serius. “Korban menderita patah tulang di tangan kanan serta luka di bagian kepala, namun kondisinya masih sadar saat dievakuasi,” tambahnya.
Kerugian materi akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp100 juta. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut. (ski)