Polda Sumbar Buka Posko Pengaduan

Posko pengaduan yang dibentuk oleh Polda Sumbar guna menampung data, informasi, serta petunjuk dari masyarakat untuk penyelidikan kasus kematian Afif Maulana (13 tahun).

PADANG, KP – Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar membuka posko pengaduan masyarakat terkait kasus kematian siswa SMP di Kuranji, Afif Maulana (14 tahun) yang menjadi perhatian publik.

Kepala Bidang Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan mengatakan, pembukaan posko itu sebagai wujud transparansi pihaknya dalam memproses kasus tersebut.

“Lewat posko ini siapapun yang punya informasi, data, keterangan serta petunjuk yang terkait dengan peristiwa kematian AM, bisa melaporkannya di sana,” katanya, Minggu (7/7).

Dwi menyebut, posko tersebut memang sengaja dibentuk untuk membuka ruang kepada masyarakat agar turut terlibat dalam proses penyelidikan yang kini sedang berjalan. Posko pengaduan itu berada di lantai empat Kantor Polda Sumbar, tepatnya di ruangan Direktorat Reserse Kriminal Umum.

Selain posko, lanjutnya, warga juga bisa memberikan data, informasi, serta petunjuk lewat layanan komunikasi di nomor 08116669007 dan 0895607345098.

“Ini bukti bahwa kami bersungguh-sungguh dalam memproses kasus, dan prosesnya dilakukan secara transparan kepada publik,” katanya.

Selain posko dan layanan pengaduan, ujar Dwi, berbagai instansi serta lembaga terkait juga turut mengawal proses penyelidikan yang dilakukan oleh Polda Sumbar.

Sampai sekarang Polda Sumbar masih terus melanjutkan penyelidikan demi mengungkap kasus penemuan mayat AM di bawah jembatan Kuranji, Minggu lalu (9/6). Berdasarkan hasil penyelidikan sementara sebagaimana yang telah dirilis Polda Sumbar sebelumnya, kepolisian membantah kalau Afif meninggal dunia karena dianiaya polisi, melainkan karena jatuh dari atas Jembatan Kuranji ketika korban berusaha melarikan dari personel Sabhara Polda Sumbar yang pada saat kejadian melakukan pencegahan aksi tawuran.

Namun pihak keluaga korban dan LBH Padang meragukan keterangan polisi. Mereka menduga Afif meninggal akibat adanya unsur penganiayaan oleh oknum polisi. Saat ini kasus kematian Afif Maulana menjadi sorotan nasional. Bahkan, Ketua DPR Puan Maharani mendesak agar polisi serius mengusut kasus tersebut. (ant/*)

 

Related posts

Dua Orang Terluka Terkena Peluru Nyasar di UNP

Dua Rumah Terbakar, Petugas Damkar Pingsan Tersengat Listrik

Lansia Tewas Terjebak Kebakaran Rumah di Bukittinggi