KOMISI I DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumbar menjalankan tugas dan fungsi sesuai aturan yang berlaku. Hal tersebut merupakan upaya untuk menjaga kondusifitas jelang dan pasca pemilihan umum (Pemilu) 2024.
Ketua Komisi I DPRD Sumbar, Sawal saat diwawancarai di Padang, Rabu (20/9) mengatakan, demi terciptanya iklim kondusif pada pesta demokrasi 2024, penyelenggara Pemilu harus berjalan pada rule nya masing-masing, sehingga proses yang berjalan tidak ternodai.
“Secara keseluruhan Komisi I DPRD Sumbar mendukung Pemilu 2024 berlangsung, tentunya berjalan sesuai amanat undang-undang (UU). Begitupun dari aspek anggaran, Komisi I DPRD Sumbar juga siap untuk mendukung sesuai arahan dari pemerintah pusat,” katanya.
Dia mengatakan, terkait alokasi anggaran yang dibutuhkan dalam proses pemilu yang diajukan KPU Sumbar sebesar Rp154 miliar, pada Perubahan APBD 2023 rencananya direalisasikan 40 persen dari pengajuan atau sebesar Rp61,6 miliar. Sisanya akan dialokasikan pada APBD induk 2024. “Pada perubahan APBD 2023 anggaran KPU Sumbar direalisasikan melalui pos Dana Alokasi Umum (DAU),” katanya.
Dia mengatakan, dari audiensi yang dilakukan Komisi I DPRD Sumbar, baru-baru ini, dua institusi penyelenggara Pemilu itu belum menemui kendala yang berarti dalam menjalankan tugas. Diharapkan kondusifitas terus terjaga jelang 2024.
Sebelumya Komisi I DPRD Sumbar melakukan audiensi dengan KPU dan Bawaslu Sumbar, Senin (18/9) dan dihadiri Wakil Ketua DPRD Sumbar Suwirpen Suib. Ia menegaskan kondusifitas dalam daerah pada Pemilu, tidak terlepas dari transparansi dan tertibnya penyelenggaraan.
“Pada dasarnya, kita semua menginginkan agar Pemilu berjalan sesuai harapan yakni aman dan transparan, sehingga tidak menimbulkan polemik dan kendala dikemudian hari. Situasi sebelum dan sesudah Pemilu tetap aman dan masyarakat merasa puas,” tutur Suwirpen.
Audiensi itu tepat 148 hari jelang pemungutan suara Pemilu 2024 digelar 14 Februari 2024 mendatang.
Sementara itu Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumbar, Maigus Nasir menambahkan, pertemuan dengan penyelenggara Pemilu sangat penting, untuk mengetahui tahapan pelaksanaan penyelenggaraan Pemilu 2024 berikut hal teknis lainnya.
“Pertemuan ini sangat penting untuk mengetahui tahapan Pemilu 2024 termasuk hal-hal teknis, khususnya menyangkut Pilkada serentak 2024,” tutur Maigus Nasir.
Dalam pertemuan, KPU Sumbar, dihadiri ketua, Surya Efitrimen bersama komisioner lainnya didampingi Sekretaris KPU, Firman dan Kabag serga Kasubag di lingkungan KPU.
Sedangkan dari Bawaslu Sumbar hadir sejumlah komisioner seperti Vifner, Muhammad Khadafi dan Fabian Barthez dan sejumlah staf. (*)
