PADANG PANJANG, KP – Kota Padang Panjang menjadi satu-satunya daerah di Sumatera Barat (Sumbar) yang menyelenggarakan debat publik pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota hingga tiga putaran. Penjabat (Pj) Wali Kota Padang Panjang, Sonny Budaya Putra, menyampaikan apresiasi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) atas langkah tersebut.
“Ini adalah langkah yang sangat edukatif dan berkualitas. Di Sumbar, hanya Padang Panjang yang melaksanakan debat publik sebanyak tiga kali,” kata Sonny dalam Debat Publik Putaran III yang digelar di Auditorium Mifan, Selasa (19/11) malam.
Debat terakhir ini mengusung tema “Pembangunan yang Berkearifan Lokal, Tata Ruang yang Berkelanjutan, dan Resiliensi terhadap Bencana”, yang bertujuan menggali komitmen calon dalam membangun kota dengan memperhatikan aspek budaya, tata ruang, dan tantangan lingkungan.
Sonny menilai debat ini tidak hanya menjadi arena adu gagasan tetapi juga media edukasi bagi masyarakat. “Debat ini membantu masyarakat menentukan pilihan secara bijak berdasarkan gagasan terbaik dari para calon,” jelasnya.
Ia juga berharap pelaksanaan pemungutan suara pada 27 November mendatang berjalan lancar dan partisipasi masyarakat meningkat. “Saya mengimbau masyarakat yang memiliki hak pilih untuk datang ke TPS dan memilih pemimpin yang terbaik untuk lima tahun ke depan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Sonny menekankan pentingnya menjaga netralitas bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai non-ASN. “Netralitas adalah kewajiban kita bersama. Mari kita jaga dan junjung tinggi demi terciptanya demokrasi yang sehat,” tegasnya. (kom)
