PADANG, KP – Wali Kota Padang diwakili Asisten II Setdako Didi Aryadi, menerima kunjungan perwakilan Bank Dunia (World Bank) di rumah dinas wali kota, Selasa (25/7). Kunjungan tersebut dalam rangka pemaparan hasil awal studi diagnostik peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai bagian kegiatan ‘District Labs’.
“PAD adalah salah satu komponen penting terhadap suatu daerah. Berdasarkan hasil survei studi diagnostik yang telah dilakukan, nantinya akan menjadi bahan dan referensi bagi kami untuk mengoptimalkan PAD di Kota Padang,” jelas Didi Aryadi.
Pihaknya juga turut mengapresiasi Bank Dunia dalam kunjungan serta telah melakukan studi diagnostis di Kota Padang.
“Semoga hasil diagnostik yang dipaparkan, dapat membantu, mengarahkan, dan menemukan pendapatan baru untuk meningkatkan PAD,” tambahnya.
Sementara, Konsultan Administrasi Publik Perwakilan Bank Dunia Naranggi Pramudya Soko mengatakan, kunjungannya tersebut dalam rangka kolaborasi dengan pemerintahan.
“District Labs adalah bentuk kolaborasi antara Bank Dunia, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan dan enam kabupaten atau kota percontohan di seluruh Indonesia untuk mendukung upaya peningkatan PAD,” jelasnya.
Adapun enam kabupaten/kota di Indonesia tersebut yaitu Semarang, Makassar, Gorontalo, Manggarai Barat, Tangerang, dan Padang.
“Berdasarkan hasil studi kami, secara general, di Kota Padang performanya (PAD) di atas rata-rata. Namun tentunya harus ada ruang perbaikan untuk meningkatkan PAD lebih lagi,” tuturnya. (mas)
