SOLOK, KP – Bupati Solok, Capt. H. Epyradi Asda Dt Sutan Majo Lelo menunjukkan kegigihan dalam memperjuangkan pembangunan sektor pertanian dan peternakan di wilayahnya.
Dalam satu minggu terakhir, ia aktif mengunjungi Kantor Kementerian Pertanian (Kementan) RI di Jakarta untuk mendapatkan dukungan dan perhatian dari pemerintah pusat.
Salah satu langkah konkret yang diambil Bupati Solok adalah menyerahkan proposal pembangunan peternakan ke Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan RI, yang diterima langsung Dirjen Peternakan, Dr. Ir. Nasrullah, IPU, di Kementan pada Rabu sore (2/8).
“Kita harus gigih berjuang untuk mendapatkan perhatian pemerintah pusat. Siapa tahu daerah kita mendapat perhatian khusus dari Kementan RI,” ujar Bupati Solok, H. Epyardi Asda, yang menyampaikan pesan tersebut melalui jaringan ponselnya, Kamis (3/8).
Tidak hanya mengenai pembangunan peternakan, Bupati Solok juga telah mengajukan proposal usulan kegiatan pembangunan pertanian di Kabupaten Solok ke Dirjen Sarana dan Prasarana Pertanian, Ali Jamil, pada 31 Juli lalu.
Dalam pertemuan dengan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Bupati Epyardi Asda menyoroti pentingnya sektor pertanian dan peternakan dalam mendukung ekonomi di Kabupaten Solok.
“Sekitar 20 persen warga Solok bekerja di sektor peternakan, mencakup bidang sapi, ikan, ayam, dan lainnya. Sementara itu, sekitar 60,25 persen atau 115.701 warga Kabupaten Solok berprofesi di bidang pertanian,” jelasnya.
Pada tahun 2022, sektor pertanian menyumbang 33,31 persen dari total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Solok, menjadikannya sebagai penyumbang terbesar di antara sektor lainnya.
Meskipun begitu, masih dibutuhkan dukungan dan bantuan dari Kementan RI untuk mempercepat pembangunan sektor pertanian dan peternakan di daerah tersebut.
Epyardi Asda berharap, usulan yang telah diajukan dapat menjadi pertimbangan bagi Kementan RI dalam memberikan bantuan dan dukungan yang diperlukan untuk memajukan sektor pertanian dan peternakan di Kabupaten Solok. (wan)
