PADANG, KP – Sejak mulai diperkenalkan kepada publik, aplikasi Si Rancak (Sistem Informasi Terpadu Pencatatan Administrasi Kependudukan) milik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang mendapat respon positif dari masyarakat yang ingin mengurus dokumen kependudukan secara daring.
Kepala Disdukcapil Kota Padang Teddy Antonius mengatakan, dalam sehari aplikasi Si Rancak melayani 700 warga, yang ingin mengurus dan mendapatkan berbagai dokumen kependudukan. Hal tersebut dinilainymerupakan suatu progres positif dalam peningkatan pelayanan Dukcapil kepada warga Kota Padang.
“Ini tentu berdampak positif terhadap kinerja pelayanan di Disdukcapil, yang pasti akan mengurangi antrian warga yang tentunya juga mempercepat pelayanan,” kata Teddy, kemarin.
Melalui Si Rancak, sebutnya, warga dapat mengurus sendiri keperluan administrasi kependudukan kapan saja dan dimana saja, sehingga diharapkan tidak ada lagi praktek-praktek percaloan.
“Dengan adanya program Si Rancak juga dapat membantu mengurangi biaya yang dikeluarkan oleh masyarakat,” tuturnya.
Ia menggambarkan, dari data Disdukcapil ada 700 orang warga yang menggunakan Si Rancak dalam sehari. Tanpa ada Si Rancak, tentu ada setidaknya 700 orang yang akan datang ke kantor Disdukcapil setiap harinya. Jika untuk datang ke Disdukcapil setiap orang rata-rata mengeluarkan biaya Rp20 ribu untuk biaya transportasi, maka total biaya yang dihemat mencapai Rp14 juta setiap hari atau lebih dari Rp3 miliar setahun.
“Untuk itu kita akan terus berupaya mensosialisasikan tentang penggunaan Si Rancak sehingga warga Kota Padang dapat menikmati kemudahan dalam mendapatkan layanan administrasi kependudukan,” pungkas Teddy Antonius. (ip)
