Home » Latsitardanus XLIII Segera Berakhir, Peserta Sebut Padang ‘Rumah’ yang Baik

Latsitardanus XLIII Segera Berakhir, Peserta Sebut Padang ‘Rumah’ yang Baik

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP – Pelaksanaan Latihan Integritas Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XLIII Tahun 2023 di Kota Padang segera berakhir. Para peserta kegiatan yang terdiri dari Taruna Akmil, Taruna AAL, Taruna AAU, Taruna Akpol serta Praja IPDN, Taruna Politeknik Siber dan Sandi Negara (PSSN) dan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Kota Padang mengungkapkan, Kota Padang adalah rumah yang baik bagi mereka.

Sebagaimana diketahui, para taruna-taruni calon pemimpin bangsa ini tengah mengabdikan diri dalam kegiatan Latsitardanus XLIII sejak 19 Mei hingga 7 Juni 2023 di lima daerah di Sumbar, termasuk Kota Padang.

“Mewakili kawan-kawan peserta Latsitardanus XLIII di Kota Padang, kami semua memiliki kesan yang menyenangkan. Padang adalah kota yang ramah dan rumah yang baik. Semua dari kita yang tinggal di rumah warga selama mengikuti kegiatan ini memiliki kesan yang menyenangkan. Apalagi makanan di sini enak-enak, objek wisatanya cukup banyak dan menarik untuk dikunjungi,” kata Said Dalimunthe, salah seorang taruna mewakili peserta Latsitardanus XLIII Kompi BS di Kota Padang, pada acara temu ramah Peserta Latsitardanus XLIII Tahun 2023 bersama Walikota Padang Hendri Septa dan jajaran di Palanta Kediaman Resmi Walikota, Sabtu malam lalu (3/6).

Dalam kesempatan itu juga hadir unsur forkopimda, Sekda Kota Padang Andree Algamar bersama para asisten, serta sejumlah pimpinan OPD dan Camat Lubuk Begalung (Lubeg) Heriza Syafani. Selain itu juga terlihat Ketua TP-PKK Kota Padang Genny Hendri Septa, Ketua DWP Kota Padang Vanny Andree Algamar serta Komandan Resimen Taruna Latihan (Danmentarlat) Kolonel Laut Wahyu Cahyono bersama Wadanmentarlat AKBP Ari Yuswan Triyono dan ratusan pengasuh Latsitardanus XLIII di Kota Padang.

Senada dengan itu, Danmentarlat Kolonel Laut Wahyu Cahyono menyampaikan terima kasih atas sambutan yang sangat baik dari pemerintah kota dan warga Kota Padang bagi peserta Latsitardanus XLIII.

“Lebih kurang sebanyak 1.100 taruna-taruni kita hadir ke Sumatera Barat mengikuti kegiatan ini. Dimana untuk di Kota Padang berjumlah 115 orang dengan kegiatannya berpusat di Kelurahan Pagambiran Ampalu Nan XX, Kecamatan Lubeg,” ungkapnya.

Sementara itu Wali Kota Padang Hendri Septa menyampaikan atas nama pribadi, warga Kota Padang dan Pemko Padang berterima kasih kepada taruna-taruni yang telah mengabdikan diri dalam bingkai kegiatan Latsitardanus XLIII di Kota Padang.

“Kami tentu bangga dan sangat bahagia sekali atas terpilihnya Kota Padang dari lima daerah di Sumbar sebagai daerah pelaksanaan Latsitardanus XLIII tahun 2023. Alhamdulillah, sejauh ini kegiatan berjalan dengan sukses dan sesuai harapan. Semoga adik-adik taruna-taruni meraih kesuksesan hingga menjadi pemimpin bangsa nantinya,” ucapnya.

Lebih lanjut orang nomor satu di Kota Padang itu menginginkan Kota Padang dapat meninggalkan kesan yang baik bagi peserta Latsitardanus yang melakukan pelatihan dan pengabdian selama tiga pekan di Kota Bingkuang. Begitu pula sebaliknya, memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan kemajuan pembangunan di Kota Padang.

“Kita harapkan Padang menjadi kampung kedua bagi taruna taruni. Alhamdulillah cukup banyak kegiatan positif yang dilakukan peserta Latsitardanus yang sangat bermanfaat bagi Kota Padang. Semoga adik-adik semua bisa kembali lagi ke sini suatu saat nanti,” tambahnya.

Seperti diketahui, Latsitardanus merupakan kegiatan integrasi yang dilaksanakan setahun sekali pada akhir pendidikan oleh taruna tingkat IV (akhir) Akmil, AAU, AAL dan Akpol sebelum dilantik menjadi seorang perwira TNI dan Polri. Kegiatan itu juga diintegrasikan dengan Praja IPDN dan mahasiswa beberapa perguruan tinggi terkait.

Adapun tema Latsitardanus tahun ini yakni “Menuju Sumatera Barat Unggul”. Para peserta Latsitardanus melakukan praktek di tengah-tengah masyarakat khususnya mengimplementasikan ilmu yang didapat selama di bangku perkuliahan.

Selain itu mereka  juga melakukan kegiatan terdiri dari pengerjaan fisik, wisata sejarah/budaya, promosi dan desa digital serta aksi sosial hingga seminar. (mas)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?