Home » Pemkab Limapuluh Kota Didesak Cairkan Dana TPP ASN

Pemkab Limapuluh Kota Didesak Cairkan Dana TPP ASN

Redaksi
A+A-
Reset

LIMAPULUH KOTA, KP – Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota Deni Asra mengaku prihatin mendengarkan keluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Limapuluh Kota karena sampai saat ini Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) atau tukin mereka belum juga cair.

Padahal, ungkap Deni Asra, ribuan ASN tersebut sangat membutuhkan dana TPP tersebut untuk biaya pendidikan anak-anak mereka maupun biaya hidup keluarga.

“Meski kondisi keuangan Pemkab Limapuluah Kota tidak sedang baik baik saja karena adanya utang daerah sebesar Rp40 miliar dan imbas keluarnya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 212 tahun 2022 menyebabkan pengalokasian anggaran tahun 2023 tidak bisa sepenuhnya memenuhi kebutuhan daerah, termasuk salah satunya soal dana TPP atau Tungkin yang hanya bisa dianggarkan untuk 6 bulan terhitung Januari sampai Juni 2023,” beber Deni Asra.

Ditekankan kader Partai Gerindra itu, pencairan dana TPP atau tukin itu penting dan harus menjadi perhatian khusus Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan tentunya seizin kepala daerah. Menurutnya, target PAD yang digenjot habis-habisan agar tercapai maksimal membutuhkan kinerja luar biasa dari ASN.

“Namun, bagaimana mungkin target PAD bisa tercapai ketika hak dan kesejahteraan mereka tidak diperhatikan. Untuk itu, kami di DPRD mendorong pemkab segera merealisasikan pencairan anggaran TPP ASN untuk bulan April, Mei, dan Juni,” tukas Deni Asra, Senin (7/8).

Ia menyebut, kalau dana TPP itu tertunda juga pencairannya, maka kondisi pegawai akan semakin mengenasikan. Pasalnya, dana TPP itu sudah dianggarkan enam bulan tapi pencairannya masih terlambat.

“Terkait hal ini, DPRD telah menyampaikan dalam rapat resmi dengan TAPD agar TPP tersebut segera dicairkan. Tapi, sampai saat ini belum juga terealisasi,” ucap Deni Asra.

Ia lantas membanding-bandingkan kondisi pegawai Pemkab Kabupaten Limapuluh Kota dengan pegawai Pemko Payakumbuh.

“Soal TPP ini, ASN Pemkab Limapuluh Kota jauh di bawah kondisi ASN Pemko Payakumbuh. Ini sangat memprihatinkan, apalagi beban kerja yang mereka pikul sangat berat,” pungkas Deni Asra. (dst)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?