PESISIR SELATAN, KP – Kasus dugaan hipnotis menggemparkan warga Kampuang Lakuak, Nagari Kambang Barat, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Saat ini polisi tengah menyelidiki kasus yang menimbulkan kerugian bagi korban hingga jutaan rupiah itu.
Informasi yang dihimpun KORAN PADANG, aksi hipnotis atau penipuan itu diduga dilakukan dua orang warga negara asing (WNA). Pelaku berpura-pura hendak menukarkan uang di gerai BRILink milik Yudi Asril Sarma (40 tahun). Saat itu, pelaku dilayani oleh karyawan bernama Iqbal.
Kapolsek Lengayang Iptu Faisal Safutra mengungkapkan, aksi dugaan hipnotis itu terjadi Selasa malam (24/10) dan terekam CCTV.
“Kejadian itu diketahui saat pemilik gerai bersama Iqbal memeriksa uang yang berada di kotak. Awalnya uang tersebut berjumlah Rp10 juta. Namun saat dihitung uang tersebut tinggal Rp7 juta. Setelah diperiksa CCTV ternyata ada (WNA) itu,” kata Iptu Faisal, dikutip dari laman resmi Polri, Kamis (26/10).
Ia menjelaskan, dalam rekaman CCTV terlihat dua orang pria yang hendak menukarkan mata uang dolar kepada Iqbal. Satu pria berdiri menunggu, sementara pelaku utama menghampiri korban dan meminta agar uangnya ditukar. Pelaku lalu berpura-pura hendak menghitung kembali uangnya dengan alasan mencocokan nomor seri yang lebih bagus. Dengan cepat, uang berhasil dicuri pelaku yang tidak diketahui korban dengan mata telanjang. Sebelum korban tersadar, pelaku sudah melarikan diri.
Pelaku diduga kabur ke arah selatan. Dari hasil penyelidikan sementara, pelaku ternyata juga telah beraksi di beberapa lokasi lainnya di wilayah Pessel.
“Diduga pelaku juga sudah melakukan aksinya di beberapa tempat, seperti di Barung-barung Belantai Kecamatan Koto XI Tarusan, Sago Kecamatan IV Jurai dan di Kecamatan Batang Kapas,” ungkap Iptu Faisal.
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dengan kasus serupa. Kalau melihat hal mencurigakan, segera laporkan ke pihak yang berwajib. Saat ini kasus hipnotis tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian dan memburu pelakunya. (rdr/tns)