PADANG, KP – Upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mencegah komplikasi penyakit tidak menular (PTM) terus dilakukan melalui pemberdayaan kader kesehatan. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Dosen Universitas Mercuaktijaya di Kelurahan Korong Gadang, wilayah kerja Puskesmas Kuranji, Kota Padang, pada Juli–September 2026.
Kegiatan bertajuk “Penguatan Kompetensi Kader dalam Pencegahan Risiko Komplikasi Ginjal pada Penyandang PTM” ini merupakan kegiatan pengabdian yang dilaksanakan oleh dosen Universitas Mercubaktijaya, dengan Ns. Ria Desnita, M.Kep, Sp.Kep.MB sebagai ketua pengabdi dan Ns. Weny Amelia, M.Kep, Sp.Kep.MB sebagai anggota. Kegiatan juga diperkuat melalui kolaborasi dengan dosen Poltekkes Kemenkes Padang, Marni Handayani, M.Kes, sehingga menghadirkan pendekatan multidisiplin dalam pemberdayaan kader kesehatan.
Sebanyak 36 orang kader Kelurahan Korong Gadang terlibat dalam rangkaian kegiatan. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi kader sebagai garda terdepan dalam upaya promotif dan preventif, khususnya dalam meningkatkan literasi kesehatan ginjal, melakukan identifikasi risiko komplikasi ginjal, serta mendorong penerapan pola hidup dan pangan sehat pada masyarakat penyandang PTM.
Dalam kegiatan tersebut, kader juga diperkenalkan dengan Skrining Risiko Komplikasi Ginjal, yaitu alat bantu sederhana yang dirancang untuk membantu kader mengidentifikasi faktor risiko komplikasi ginjal pada penyandang PTM.
Selain skrining, kegiatan juga memberikan penguatan keterampilan kader dalam pengembangan pangan sehat berbasis komplementer dengan memanfaatkan bahan pangan lokal. Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengaturan pola makan sebagai bagian dari upaya pengendalian faktor risiko PTM dan pencegahan komplikasi.

Tim Pengabdi Universitas Mercubaktijaya memberikan materi penguatan kompetensi pencegahan risiko komplikasi ginjal di hadapan puluhan kader kesehatan Kelurahan Korong Gadang, Puskesmas Kuranji, Kota Padang.
Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan penuh dari Puskesmas Kuranji sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan program. Dukungan tersebut diwujudkan melalui koordinasi, fasilitasi kegiatan, serta keterlibatan tenaga kesehatan dalam proses pemberdayaan kader. Pada pelaksanaan kegiatan, pihak Puskesmas Kuranji turut hadir melalui Ns. Mitriya Rika, S.Kep., MH.
“Kader memiliki posisi yang sangat strategis karena merupakan tenaga penggerak kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat. Dengan peningkatan kompetensi, kader diharapkan mampu menjadi perpanjangan tangan tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi dan mendorong deteksi dini faktor risiko penyakit,” ujar ketua tim pengabdi, Ria Desnita.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kolaborasi perguruan tinggi dengan fasilitas pelayanan kesehatan dalam menjawab permasalahan kesehatan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kader tidak hanya berperan dalam pelayanan administratif dan pemeriksaan dasar Posyandu/Posbindu, tetapi berkembang menjadi agen perubahan kesehatan masyarakat yang mampu memberikan edukasi, melakukan skrining risiko secara tepat, serta mendorong perilaku hidup sehat. (ak/*)