Home » 221 Jamaah Haji Pasaman Disambut Haru di Lubuk Sikaping

221 Jamaah Haji Pasaman Disambut Haru di Lubuk Sikaping

Redaksi
A+A-
Reset

LUBUK SIKAPING, KP – Sebanyak 221 orang jamaah haji yang telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Mekah, disambut dengan haru oleh Bupati Pasaman beserta ribuan keluarga di halaman Gedung Olahraga Tuanku Rao, Lubuk Sikaping, Selasa (1/8).

Tahun ini, penyambutan haji berbeda dengan tahun sebelumnya, karena Bupati dan Forkopimda langsung mendatangi seluruh bus yang membawa para jamaah haji untuk menyambut dan menyalami mereka yang baru tiba.

Isak tangis kebahagiaan dan kerinduan dari ribuan keluarga jamaah haji mengalir deras saat mereka berduyun-duyun menuju bus untuk bertemu dengan orang-orang tercinta yang pulang dari ibadah haji. Sehingga menyebabkan sedikit kewalahan bagi petugas Satlantas dan Pol PP yang bertugas dalam pengamanan acara tersebut.

Bupati Pasaman, H. Benny Utama, dengan gembira menyambut kedatangan jamaah haji Pasaman yang telah tiba kembali dengan selamat di kampung halamannya.

“Kami berharap, seluruh jamaah haji Pasaman yang telah menunaikan salah satu rukun Islam ini di Tanah Suci, mendapatkan gelar haji yang mabrur dari Allah SWT,” ujar Benny Utama.

Dia juga berharap agar semua jamaah yang saat ini sakit diberi kesembuhan agar bisa kembali ke kampung halamannya dengan selamat.

Pemkab Pasaman menanggung seluruh biaya kepulangan jamaah haji dari bandara hingga ke Lubuk Sikaping sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap sektor keagamaan. “Ini merupakan wujud perhatian pemerintah setempat terhadap sektor keagamaan,” tambah Benny Utama.

Di tempat yang sama Ketua tim penyambutan jamaah haji Pasaman, Mara Ondak, menjelaskan rombongan jamaah haji Pasaman berangkat melalui kloter 16 dan tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada pukul 3.35 WIB dini hari, kemudian diberangkatkan menuju Lubuk Sikaping dari bandara pada pukul 8.00 pagi.

“Para jamaah yang datang pada kedatangan pertama ini berjumlah 214 orang dari kloter 16, sedangkan 7 orang lainnya berangkat dengan kloter yang berbeda dan akan dijemput nanti,” ungkap Mara Ondak. Namun, ada satu orang jamaah bernama Yusnil, berusia 82 tahun, warga Kecamatan Rao, masih berada di Jeddah.

“Ia masih dalam kondisi sakit dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit setempat. Saat ini, kondisinya sudah mulai membaik. Mengenai kepulangannya ke Pasaman akan ditangani langsung oleh petugas haji Indonesia,” jelasnya. (nst)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?