PAYAKUMBUH, KP – Ratusan pesilat dari enam provinsi serta 19 Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat mengikuti Festival Silat Nusantara yang digelar di Kota Payakumbuh dari 31 Juli hingga 3 Agustus 2023.
Kegiatan yang merupakan pokok pikiran (Pokir) Ketua DPRD Provinsi Sumbar, Supardi itu digelar Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar di halaman Agam Jua Cafe dan Art, Kelurahan Padang Tangah Balai Nan Duo, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh.
Sebelumnya, terkait pencak silat, Supardi juga pernah menggelar Musyawarah Tuo Silek yang dilaksanakan di Kampung Adat Balai Kaliki, Nagari Koto Nan Gadang, Kecamatan Payakumbuh Utara pada 4-6 Juni 2022.
Kali ini, dengan festival yang digelar, diharapkan dapat membangkitkan kebanggaan generasi muda terhadap silat. Sehingga silat yang merupakan warisan budaya tak benda tetap eksis dan para generasi muda bersemangat untuk mempelajari. Sebab, silat tidak hanya untuk bertarung, namun juga banyak hal yang bisa dipelajari.
Ketua Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Provinsi Sumbar ini pada Senin malam (31/7) di lokasi kegiatan festival menyebutkan, saat ini generasi muda tidak lagi memiliki nilai-nilai kesabaran sedikit saja mereka tersenggol, langsung marah dan berkelahi. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk mempelajari dan memahami filosofi yang ada dalam silat.
Silat saat ini telah mendapatkan pengakuan sebagai warisan budaya tak benda yang berasal dari Indonesia oleh UNESCO, dan di Indonesia, silat diakui berasal dari Sumbar.
Politisi Partai Gerindra itu juga berharap silat kembali menjadi pembentuk karakter bagi masyarakat Minang, sebab selama ini kita terlalu terbuai oleh model-model hidup dan pembentukan karakter yang datang dari luar.
Sementara itu, Kepala UPTD Taman Budaya Dinas Kebudayaan Sumbar, Supriyadi mengapresiasi Supardi yang meletakkan kegiatan itu melalui Dana Pokok Pikiran (Pokir) sebagai Ketua DPRD.
“Kita berharap kedepannya kegiatan ini bisa dilaksanakan secara bergiliran oleh Kabupaten dan Kota di Sumbar dan tidak hanya dilaksanakan oleh Pemprov Sumbar,” ucapnya.
Supriyadi juga menyebutkan, di antara provinsi yang mengikuti Festival Silat Tradisi Nusantara 2023 di Payakumbuh adalah Jambi, Jawa Tengah, Riau, serta Kepulauan Riau. (dst)
