Home » BEM UI Tantang Tiga Bacapres Debat di Kampus

BEM UI Tantang Tiga Bacapres Debat di Kampus

Redaksi
A+A-
Reset

JAKARTA, KP – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menantang para bakal calon presiden (bacapres) datang ke kampus UI. Tantangan tersebut dilontarkan Ketua BEM UI Melki Sedek Huang setelah adanya putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Undangan bernada tantangan tersebut disampaikan Melki merespons putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang merevisi materi Pasal 280 ayat (1) huruf h UU Pemilu. Pasal itu diubah menjadi, “Pelaksana, peserta dan tim kampanye pemilu dilarang menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan, kecuali untuk fasilitas pemerintah dan tempat pendidikan sepanjang mendapat izin dari penanggung jawab tempat dimaksud dan hadir tanpa atribut kampanye pemilu”.

Melki menuturkan, tantangan tersebut dilakukan lantaran banyak kampanye hari ini membosankan. Generasi muda sudah bosan melihat banyak kampanye minim substansi dan lip service semata.

“Apalagi jika ditambah dengan permainan identitas dan pencitraan yang tak perlu,” kata Melki, Senin (21/8).

Menurutnya, adanya celah kebolehan untuk mengundang para calon pemimpin ke kampus harus dimanfaatkan. Melki menegaskan, saat ini saatnya setiap kampus kembali ke marwahnya sebagai tempat pencarian kebenaran guna sebesar-besarnya kemaslahatan bangsa.

“Tiap calon pemimpin harus diuji kapasitas dan substansinya di dalam kampus secara serius daripada sekadar jualan pencitraan dan kampanye tak bermutu,” ungkapnya.

Kebolehan institusi pendidikan untuk mengundang para calon pemimpin harus digunakan untuk menguji substansi dan isi otak tiap calon pemimpin, bukannya jadi ladang cari muka para pimpinan kampus dan ladang main mata kaum intelektual dan politisi saja.

“Jika memang punya nyali, BEM UI mengundang semua calon presiden/bakal calon presiden untuk hadir ke UI karena kami siap untuk menguliti semua isi pikiran kalian,” katanya.

BEM UI, sambungnya, siap menyampaikan aspirasi dan mendebat seluruh argumen jika perlu. Melki mengatakan, tidak mau masa depan bangsa ini digantungkan pada calon pemimpin yang hanya berfokus pada kampanye, pencitraan, dan lip service tak bermutu.

“Kami butuh pemimpin yang cerdas dan berpihak untuk rakyat banyak,” pungkasnya.

Bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan menyambut tantangan BEM UI untuk datang dalam acara debat capres di kampus. Melalui akun X (Twitter) @aniesbaswedan, Senin (21/8), Anies membalas salah satu link berita media online yang memberitakan tantangan BEM UI. Anies menyambut tantangan itu dan bertanya kapan debat akan digelar. “Yuk, kapan?” tulis Anies. Sementara, dua bacapres lainnya yang juga memiliki akun X (Twitter) belum terlihat memberikan respon atas ‘tantangan’ BEM UI tersebut. (ilc/cnn)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?