SOLOK, KP – Sebagai generasi penerus bangsa, anak muda dan perempuan dituntut perannya untuk ikut ambil bagian secara proporsional dalam mengisi kemerdekaan dan ikut berjuang membangun bangsa.
Hal itu dikatakan Leni Perwita, salah seorang caleg Partai NasDem untuk DPRD Kabupaten Solok dari Dapil 1 (Kecamatan Gunung Talang dan Danau Kembar), Senin (4/9).
“Kaum perempuan selama ini masih dianggap belum mampu untuk menjadi pemimpin. Anggapan itu seharusnya kita kesampingkan sebab banyak kaum perempuan yang mampu tetapi tidak diberi kesempatan,” kata Leni.
Perempuan yang akrab dipanggil Undu tersebut selama ini aktif di kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti Tagana, Bundo Kanduang Nagari Air Batumbuk, dan kegiatan sosial lainnya.
“Kaum perempuan harus berani unjuk gigi di kancah politik dan kepemimpinan, Sudah saatnya memperlihatkan potensi diri dan ikut andil membangun negeri ini. Anak muda dan kaum perempuan kita tidak boleh menutup diri tentang kondisi bangsa, saatnya kita bangkit,” kata Leni Perwita.
Ia mengaku selama ini potensi yang ada pada generasi muda dan kaum perempuan belum dimanfaatkan secara optimial oleh bangsa ini.
“Bukannya tidak bisa menyumbang sumbangsih pemikiran buat bangsa ini, namun sebelumnya kesempatan kami masih terbatas,” tuturnya sembari mengapresiasi kebijakan pemerintah yang menetapkan kuota keterwakilan perempuan pada pencalegan.
“Kalau kita ingin membasmi kemungkaran atau membuat kebijakan prorakyat, setidaknya kita harus memiliki power dan saya ingin generasi muda dan perempuan bangkit. Kalau tidak sekarang kapan lagi,” tukasnya.
Hal senada disampaikan Toni Devisa, juga dari Partai NasDem Kabupaten Solok. Sebagai orang baru di politik, Toni tidak sungkam-sungkam belajar dan bertanya kepada para seniornya.
“Kita ingin generasi muda tampil di parlemen mengubah negeri ini ke arah yang lebih baik. Tidak semua anak muda itu tidak sanggup, selama ini kami hanya belum diberi kesempatan saja,” ucapnya.
Selain Toni, ada nama, anak muda yang juga calon kuat menjadi anggota DPRD Kabupaten Solok adalah Rinto Sinapa, asal Nagari Jawi-Jawi Guguak. Disebutkan Rinto, para pemuda adalah penerus tongkat estafet kepemimpinan sebuah bangsa.
“Baik atau buruknya negara ini kedepannya, terletak pada generasi sekarang,” ujarnya.
Saat ini, Leni, Toni, Rinto dan anak muda lainnya yang maju dalam Pileg 2024 tampak sibuk mencari dukungan demi bisa berbuat untuk daerah. Semangat dan harapan pemuda itu mendapat dukungan dari Ketua DPC NasDem Kabupaten Solok, H. Armen Pelani. Menurutnya, Kabupaten Solok dan Indonesia butuh generasi tangguh seperti Leni, Rinto, dan Toni.
“Saya sangat mendukung kegigihan dan semangat ketiganya. Saya yakin mereka bisa duduk di gedung dewan Kabupaten Solok periode 2024-2029,” pungkasnya. (wan)
