Home » Problema Jalan Rusak

Problema Jalan Rusak

Redaksi
A+A-
Reset

PARAHNYA kerusakan jalan provinsi di Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota tidak perlu diratapi. Setiap yang rusak pasti diperbaiki. Kalau pemerintah belum turun tangan, baiknya rakyat berpartisipasi. Sabar sajalah. Nanti muncul pula tuduhan menyakitkan dan menakutkan. Apalagi kita akan pemilihan umum. Suasana perpolitikan mulai menghangat.

Problema kerusakan jalan provinsi di Lareh Sago Halaban tersebut mungkin belum prioritas diperbaiki. Sudah sering jadi pemberitaan beragam media. Informasinya sudah mendunia. Namun tak kunjung diperbaiki. Tempat mengadu mungkin sibuk dengan urusan prioritas lain.

Kalau terlalu berharap, biasanya ada yang ‘bertahan santiang’. Tidak memperhatikan harapan dan permohonan dari siapapun juga.

Tidak usah lah lagi mempersoalkan jalan provinsi yang rusak tersebut. Yang perlu sekarang muncul anak muda capek kaki ringan tangan. Apakah ada yang berkenan turun tangan, memberanikan diri memperbaiki jalan rusak tersebut? Minta kerelaan yang berkenan turun tangan membeli krekel dan pasir untuk menimbun lubang secara bertahap. Prioritaskan dulu menimbun lubang yang paling memprihatinkan keadaannya. Insya Allah bisa. Yang perlu kemauan.

Kalau relawan sudah berpartisipasi dengan ikhlas, siapa saja melintas di jalan rusak tersebut pasti turun tangan. Banyak atau sedikit bantuan yang diberikan tentu dipertanggungjawabkan. Kalau perlu semua penyumbang tulis namanya di posko pemuda.

Kita percaya, kalau pemuda serius mengabdi disokong massa, ninik mamak, cerdik pandai, dan semua kalangan akan turut serta hingga mencapai hasil maksimal. Yang jelas, saat ini pemuda bersama tokoh terkemuka Lareh Sago Halaban sedang dapat ‘PR’. Semoga saja niat baik yang dirancang berhasil hendaknya. Tak perlu dibahas beratnya kerja. ‘Baban barek singgulung batu’ sudah rutin sebenarnya menimpa negeri kita sejak dulunya. Namun semuanya bisa diatasi bersama.

Mungkin lembaga pemerintahan terkait sedang diterpa ‘krisis keuangan’ alias tidak ada anggaran untuk memperbaiki jalan rusak tersebut. Saatnya kita ikhlas turun tangan. Jalan rusak dimuluskan rakyat, sungguh prestasi membanggakan.

Ke depan, tidak perlu lagi berkeluh-kesah. Pertanda kita warga yang goyah, insan yang lemah, mudah menyerah. Sedikit diuji sudah kalah. Jangan sampai seperti itu. Astaghfirullah. *

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?