Home » Dosen Radiologi Unbrah Lakukan Skrining TBC dan Edukasi Pencegahan di Lapas Perempuan Kelas 2B Padang

Dosen Radiologi Unbrah Lakukan Skrining TBC dan Edukasi Pencegahan di Lapas Perempuan Kelas 2B Padang

Oleh: Fauzyah Aprillia, S.Tr.T, M.Sc. (Dosen D3 Radiologi - Universitas Baiturrahmah)

by Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP — Deteksi dini penyakit menular jadi perhatian utama dalam kegiatan pengabdian masyarakat Dosen Program Studi D3 Radiologi Universitas Baiturrahmah.

Pada Selasa (24/6/2026), tim dosen hadir di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas 2B Padang untuk melakukan skrining TBC dan memberikan edukasi langsung kepada warga binaan.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada poin pengabdian kepada masyarakat.

Penandatanganan MoU antara Prodi D3 Radiologi Universitas Baiturrahmah dengan Lapas Perempuan Kelas 2B Padang.

Kegiatan dibuka dengan penandatanganan Memorandum of Understanding antara Fakultas Vokasi Universitas Baiturrahmah dengan Lapas Perempuan Kelas 2B Padang.

Melalui MoU ini, kedua pihak sepakat untuk bersinergi dalam program skrining kesehatan berkala dan edukasi penyakit menular, khususnya TBC yang rawan terjadi di lingkungan lapas karena kepadatan penghuni.

Kepala Lapas Perempuan Kelas 2B Padang mengapresiasi inisiatif ini.

“Skrining dan edukasi TBC sangat kami perlukan. Ini membantu kami mencegah penyebaran penyakit di dalam lapas,” ujarnya.

Dosen D3 Radiologi Universitas Baiturrahmah melakukan pemeriksaan suhu tubuh, tekanan darah, dan berat badan sebagai skrining awal kondisi kesehatan.

Rangkaian skrining diawali dengan pemeriksaan kesehatan dasar di 3 pos:

1. Pengecekan Suhu Tubuh: Untuk melihat gejala demam yang sering muncul pada penderita TBC.

2. Pemeriksaan Tekanan Darah: Memastikan kondisi umum warga binaan stabil.

3. Penimbangan Berat Badan & IMT: Penurunan berat badan drastis merupakan salah satu gejala khas TBC.

Data dari skrining ini dicatat dan diserahkan ke klinik lapas sebagai data awal.

Warga binaan yang menunjukkan gejala mengarah ke TBC akan direkomendasikan untuk pemeriksaan foto thorax lanjutan.

Setelah skrining, dosen D3 Radiologi menyampaikan materi edukasi dengan tema Bahaya TBC dan Cara Pencegahannya di Lingkungan Lapas.

Materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami. Warga binaan diedukasi mengenai:

1. Apa itu TBC: Penyakit menular lewat udara saat batuk atau bersin.

2. Gejala yang harus diwaspadai: Batuk >2 minggu, demam sore, keringat malam, berat badan turun, dan mudah lelah.

3. Cara Pencegahan: Tidak meludah sembarangan, menutup mulut saat batuk, menjaga sirkulasi udara, dan segera melapor ke petugas medis jika ada gejala.

Sesi tanya jawab berjalan hangat. Banyak warga binaan yang baru paham bahwa TBC bisa dicegah dan disembuhkan jika diobati secara teratur.

Foto bersama tim Dosen D3 Radiologi Universitas Baiturrahmah dengan Kepala Lapas dan warga binaan Lapas Perempuan Kelas 2B Padang.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga binaan tentang bahaya TBC.

Dengan deteksi dini dan edukasi yang tepat, diharapkan angka penularan TBC di Lapas Perempuan Kelas 2B Padang bisa ditekan.

Bagi Dosen D3 Radiologi Universitas Baiturrahmah, ini adalah bentuk pengabdian langsung: menggunakan ilmu radiologi bukan hanya untuk mendiagnosis, tapi juga untuk mencegah. *

Have any thoughts?

Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!

Berita Terkait