Pasaman Percepat Sertifikasi Halal untuk Perkuat Daya Saing UMKM

by Redaksi
A+A-
Reset

PASAMAN, KP — Pemerintah Kabupaten Pasaman menegaskan komitmennya mempercepat sertifikasi halal bagi pelaku usaha guna meningkatkan daya saing produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta mendukung pembangunan ekosistem halal di Sumatera Barat (Sumbar).

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Pasaman Welly Suhery usai mengikuti Rapat Koordinasi Kepala Daerah se-Sumatera Barat tentang percepatan sertifikasi halal di Auditorium Gubernuran Sumbar, Selasa (4/8).

Welly mengatakan, sertifikasi halal tidak hanya untuk memenuhi ketentuan yang berlaku, tetapi juga menjadi langkah strategis memperluas akses pasar, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta memperkuat daya saing produk unggulan daerah.

Menurutnya, Pemkab Pasaman akan terus mendorong pendampingan kepada pelaku UMKM agar semakin banyak produk yang mengantongi sertifikat halal sebelum pemberlakuan wajib sertifikasi halal pada 17 Oktober mendatang.

Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mempercepat pencapaian target sertifikasi halal.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi mengajak seluruh bupati dan wali kota mempercepat sertifikasi halal sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing ekonomi daerah dan membangun ekosistem halal di Sumatera Barat.

Menurut Mahyeldi, sertifikasi halal kini tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan syariat, tetapi juga menjadi instrumen untuk meningkatkan perlindungan konsumen, memperluas akses pasar, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis nilai.

Ia menyebutkan, hingga saat ini sebanyak 72.385 pelaku usaha di Sumatera Barat telah mengikuti program sertifikasi halal dengan total 110.114 sertifikat yang mencakup 246.332 produk.

Ke depan, kata Mahyeldi, pengembangan sektor halal tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah sertifikat, tetapi juga membangun ekosistem yang terintegrasi melalui pengembangan industri halal, kawasan wisata halal, pusat kuliner halal, laboratorium halal, Halal Center, serta penguatan rantai pasok halal berbasis UMKM.

Rakor tersebut menghadirkan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan sebagai pembicara utama. Ia mengatakan industri halal telah menjadi salah satu kekuatan ekonomi global sehingga percepatan sertifikasi halal menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing UMKM Indonesia. (mas)

Apakah berita ini bermanfaat?
Ya0Tidak0

Have any thoughts?

Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!