PARIAMAN, KP — Seorang pelajar SMK Negeri 3 Pariaman, Farid (16), meninggal dunia setelah tenggelam saat mandi di perairan Pantai Manggung, Kecamatan Pariaman Utara, Jumat siang (7/8). Korban ditemukan petugas dalam kondisi tidak bernyawa setelah dilakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Pariaman Dendy Pribadi mengatakan, korban merupakan siswa kelas X SMKN 3 Pariaman. Saat kejadian, korban bersama seorang temannya mandi di pantai yang berada sekitar 50 meter di belakang sekolah mereka setelah jam pelajaran berakhir.
“Kami menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 17.10 WIB bahwa ada orang hanyut di perairan Pantai Manggung belakang SMKN 3,” ujar Dendy.
Mendapat laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Pariaman langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian. Saat petugas tiba, korban sudah tidak terlihat di permukaan air.
Selanjutnya, tim dibagi menjadi dua kelompok. Tim pertama melakukan pencarian menggunakan kapal, sedangkan tim kedua menyisir kawasan sekitar lokasi korban terakhir terlihat, terutama di sekitar susunan batu grib.
Setelah dilakukan pencarian, petugas berhasil menemukan korban berada di bawah permukaan air dekat batu grib. Korban kemudian dievakuasi ke daratan untuk mendapatkan pertolongan dari petugas Basarnas dan Palang Merah Indonesia (PMI).
“Petugas Basarnas dan PMI melakukan pertolongan dengan Resusitasi Jantung Paru (RJP), namun korban tidak memberikan respons,” katanya.
Korban kemudian dibawa ke RSUD M. Yamin Pariaman untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, Farid dinyatakan meninggal dunia.
Korban diketahui berasal dari Nagari Padang Alai, Kabupaten Padang Pariaman. (wrm)
Have any thoughts?
Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!