PARIAMAN, KP – Kota Pariaman kembali menorehkan prestasi di kancah nasional dengan meraih penghargaan bergengsi dari Pemerintah Pusat.
Setelah sebelumnya menerima Piala Universal Health Coverage (UHC) Awards 2024 Kategori Utama dan Penghargaan Kota Paling Berkelanjutan di Indonesia pada Anugerah UI Green City Metric Rankings 2024, kali ini Kota Pariaman dianugerahi Penghargaan Pembina Program Kampung Iklim (Proklim) oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri LHK RI, Siti Nurbaya, kepada Pj Wali Kota Pariaman, Roberia, di Jakarta Convention Center (JCC) Hall B, Jakarta Pusat, pada Jumat sore (9/8).
Menteri Siti Nurbaya menyatakan bahwa sejak diluncurkan pada 2012, Program Kampung Iklim telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga Juli 2024, tercatat ada 10.113 lokasi kampung iklim di seluruh Indonesia. “Program Kampung Iklim menjadi bagian penting dari pekerjaan saya dan seluruh masyarakat selama 10 tahun terakhir. Mengingat dampak perubahan iklim yang semakin nyata, mulai dari cuaca yang tidak menentu hingga pengaruhnya terhadap kalender tanam para petani, upaya masyarakat di tingkat tapak sangat krusial,” ujarnya.
Sementara itu, Pj Wali Kota Pariaman, Roberia, mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan yang telah mendukung dan mengembangkan Proklim di Kota Pariaman. “Alhamdulillah, Kota Pariaman kembali meraih prestasi nasional dengan mendapatkan Penghargaan Pembina Proklim dari KLHK RI. Penghargaan ini adalah hasil dari kerja keras kita semua dalam membangun kota yang berkelanjutan,” ujar Roberia, yang didampingi oleh Kepala Dinas Perkim LH Kota Pariaman, Feri Andri.
Roberia berharap agar seluruh pihak di Pemerintahan Kota Pariaman terus berupaya melestarikan lingkungan secara berkelanjutan untuk memastikan lingkungan yang lestari dan terjaga bagi generasi mendatang.
Penghargaan ini diberikan berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 893 Tahun 2024 tentang Penerima Penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) 2024, sebagai bagian dari rangkaian Festival LIKE (Lingkungan Iklim Kehutanan Energi EBT) 2, yang berlangsung dari 8 hingga 11 Agustus 2024.
Festival LIKE merupakan ajang yang merangkum kerja-kerja dan langkah korektif di bidang Lingkungan Hidup, Iklim, Kehutanan, dan Energi, khususnya energi terbarukan. Tema yang diangkat tahun ini adalah “10 Tahun Kerja untuk Sustainabilitas.”
Proses penilaian Proklim tahun 2024 dimulai sejak Januari hingga April, dengan 1.842 lokasi yang dinilai. Setelah melalui proses review dan verifikasi, terpilih 522 lokasi sebagai nominasi Proklim Utama, dan 35 lokasi nominasi Proklim Lestari. Dari hasil evaluasi, sejumlah penghargaan diberikan kepada 10 provinsi, 20 kota, dan 33 kabupaten di Indonesia, termasuk Kota Pariaman. (mas)
