Home » Investasi Rp2,2 Triliun Masuk Padang, Tiga Hotel dan Lapangan Golf Segera Dibangun

Investasi Rp2,2 Triliun Masuk Padang, Tiga Hotel dan Lapangan Golf Segera Dibangun

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP – Pemerintah Kota Padang kembali menggaet investasi besar dengan nilai mencapai Rp2,2 triliun melalui rencana pembangunan kawasan wisata terpadu di Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah. Kesepakatan awal ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara investor dan pemilik lahan di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis (11/6).

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh pemilik lahan Fauzi Bahar bersama Direktur PT Tasake Indo Service (DAP 69) Dede Mulyana, Direktur PT Nusa Indah Permata Muhammad Yunus, serta Direktur PT Win Sekawan Utama Syafri. Kegiatan ini turut disaksikan langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran, Kepala DPMPTSP Kota Padang Fauzan Ibnovi, Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri, serta Kepala DPMPTSP Provinsi Sumatera Barat Luhur Budianda yang mewakili Gubernur Sumatera Barat.

Proyek kawasan wisata terpadu ini direncanakan mencakup pembangunan tiga hotel, lapangan golf, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya. Kehadiran proyek tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus memperkuat perekonomian daerah.

Wali Kota Padang, Fadly Amran menegaskan, investasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain membuka lapangan pekerjaan baru, investasi juga berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Selama tahun 2025, realisasi investasi di Kota Padang, baik penanaman modal dalam negeri maupun luar negeri, mencapai lebih kurang Rp4,5 triliun. Sektor hotel dan restoran menjadi salah satu penyumbang terbesar,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Padang berkomitmen memberikan kemudahan bagi investor yang ingin menanamkan modalnya di daerah tersebut, sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.

“Kami mendukung penuh pembangunan kawasan wisata terpadu Padang Sarai ini dan berharap segera memasuki tahap groundbreaking. Pemerintah Kota Padang akan memberikan kemudahan investasi sesuai kebutuhan,” katanya.

Fadly juga menyebutkan, masuknya investasi ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Padang dalam mempersiapkan diri menjadi Kota Gastronomi melalui nominasi Kota Kreatif UNESCO. Status tersebut diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Sementara itu, Direktur PT Tasake Indo Service Dede Mulyana menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Padang terhadap rencana investasi tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang yang telah mendukung investasi ini. Kami berharap pembangunan yang dirancang dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pihaknya juga tengah mengembangkan kawasan wisata terpadu di Tasikmalaya yang dilengkapi berbagai fasilitas, termasuk rumah sakit dan kawasan perkantoran.

Di sisi lain, pemilik lahan Fauzi Bahar berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah, terutama dalam hal kemudahan perizinan dan penyediaan infrastruktur pendukung. “Kami membutuhkan dukungan dari Bapak Wali Kota, baik berupa kemudahan perizinan maupun dukungan infrastruktur. Nilai investasi yang akan direalisasikan mencapai Rp2,2 triliun,” katanya. (red)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?