SOLOK, KP – KUA Lubuk Sikarah, Kota Solok, terus berinovasi melalui penerapan layanan digital. Saat ini KUA Lubuk Sikarah telah memaksimalkan teknologi digital untuk mempermudah administrasi dan memungkinkan masyarakat mengakses layanan secara mandiri, kapan saja dan di mana saja, melalui perangkat elektronik.
Berbagai layanan digital yang dihadirkan antara lain layanan daftar tamu, pendaftaran nikah online, bimbingan perkawinan, layanan informasi via WhatsApp, bacaan mandiri calon pengantin, serta layanan indeks kepuasan masyarakat terhadap KUA.
Kepala KUA Lubuk Sikarah, Rinaldi mengatakan, digitalisasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi layanan publik.
“Setiap tamu diarahkan untuk menggunakan layanan digital, dan kami dapat merespon berbagai pertanyaan masyarakat melalui WhatsApp,” jelasnya, Senin (9/9).
Menurutnya, inovasi itu tidak hanya mempercepat proses layanan, tetapi juga mengurangi penggunaan kertas, menjadikan administrasi lebih ramah lingkungan dan efisien.
Novri Hutri, penghulu yang berperan dalam mendesain fitur digital di KUA Lubuk Sikarah, merasa bangga dengan transformasi ini. “Pelayanan digital di KUA ini membuat administrasi lebih mudah dan menyenangkan. Kualitas pelayanan juga meningkat, terutama sebagai KUA revitalisasi,” katanya.
Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, Mustafa, juga mendukung inovasi ini. Pihaknya berkomitmen mendorong inovasi serupa di KUA lain di Kota Solok.
“Keberhasilan KUA Lubuk Sikarah diharapkan menjadi inspirasi bagi KUA di seluruh Indonesia. Digitalisasi adalah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan publik,” jelas Mustafa. (van)
