PADANG PARIAMAN, KP — Jalan penghubung utama antara Korong Durian Gadung, Nagari Sikucua Timur, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, dan Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman, rusak parah akibat longsor sejak enam tahun silam. Hingga saat ini, belum ada perbaikan signifikan dari pemerintah daerah.
Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada akhir 2018. Jalan yang amblas merupakan akses vital bagi ribuan warga di dua kecamatan, khususnya untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan.
Akibat kerusakan jalan, biaya transportasi meningkat karena warga harus memutar melalui jalur alternatif. Selain itu, hasil pertanian sulit dipasarkan, dan sejumlah anak kesulitan menjangkau sekolah.
Warga mengaku kecewa karena perbaikan jalan telah dijanjikan sejak masa kepemimpinan dua bupati sebelumnya, yakni Ali Mukhni dan Suhatri Bur, namun tak kunjung terealisasi.
“Dari zaman Pak Ali Mukhni sampai sekarang hanya janji-janji. Jalan ini tetap rusak,” kata salah seorang warga, Buyung, Selasa (24/6).
Warga kini berharap kepada bupati terpilih, John Kenedy Aziz, agar segera turun ke lapangan dan mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan tersebut.
Warga juga menekankan bahwa pembangunan yang berkeadilan harus dimulai dari desa dan wilayah pinggiran, bukan hanya berfokus pada pusat kota. (wrm)