PADANG, KP — Partai Golkar Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI di Hotel Truntum Padang, Senin (30/6), sebagai bagian dari konsolidasi internal menyongsong Pemilu dan Pilkada 2029.
Ribuan kader dari seluruh kabupaten/kota hadir mengenakan atribut kuning, mencerminkan semangat kebersamaan dan kesiapan partai menghadapi tantangan politik ke depan.
Ketua DPD Partai Golkar Sumbar, Khairunas, menegaskan bahwa Musda ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum strategis memperkuat perjuangan partai dari akar rumput hingga pucuk pimpinan. “Kita berkumpul untuk menyatukan langkah, menyusun strategi, dan memastikan Golkar tetap solid serta relevan sebagai kekuatan politik di Sumbar,” ujar Khairunas.
Ia juga mengapresiasi capaian partai dalam Pemilu 2024, termasuk dua kursi DPR RI, sembilan kursi DPRD provinsi, serta belasan kursi legislatif di kabupaten/kota. Selain itu, sembilan kader Golkar berhasil memenangkan Pilkada di berbagai daerah.
“Kader Golkar bukan hanya aktif di struktur, tapi juga hadir di tengah masyarakat nagari, desa, hingga kelurahan. Organisasi sayap seperti AMPG dan KPPG telah menjadi penggerak utama dalam membumikan program-program partai,” tambahnya.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Sarmudji, yang hadir dalam Musda, mendorong kader di Sumbar untuk memperkuat basis sosial dan tetap membuka ruang seluas-luasnya terhadap aspirasi publik. “Golkar adalah partai yang tumbuh dari bawah. Kita harus menjaga kedekatan dengan masyarakat dan memastikan bahwa partai hadir sebagai solusi atas kebutuhan sosial, ekonomi, dan politik rakyat,” tegasnya.
Ia berharap Musda menghasilkan gagasan segar, strategi pemenangan yang adaptif, dan penguatan struktur dari tingkat provinsi hingga nagari. “Mari kita bawa Golkar Sumbar terbang lebih tinggi menuju kemenangan di Pemilu 2029. Kita butuh kader yang tidak hanya loyal, tapi juga punya visi besar,” ujarnya.
Musda XI Golkar Sumbar turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy, para ketua DPD kabupaten/kota, Komisioner KPU Sumbar Hamdan, serta sejumlah kepala daerah yang diusung Golkar pada Pilkada sebelumnya.
Musda menjadi ajang evaluasi sekaligus penyusunan rekomendasi strategis untuk memperkuat peran Golkar dalam pembangunan daerah ke depan. (fai)