PAYAKUMBUH, KP — Jumlah penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Payakumbuh Timur mengalami peningkatan signifikan pada tahun ajaran baru 2025. Dari sebelumnya berkisar 2.800 hingga 2.900 orang per hari, kini jumlahnya mencapai 3.500 orang.
Data tersebut disampaikan oleh Koordinator Distribusi Yayasan Badunsanak Anugerah Barokah, Reza, saat penyaluran MBG hari kedua, Selasa (15/7). Penerima manfaat mencakup peserta didik dari jenjang TK hingga SMA, serta kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
“Saat ini dapur kami melayani sekitar 3.500 orang per hari. Dibandingkan dengan tahun ajaran sebelumnya, jumlah ini mengalami kenaikan cukup besar,” ujar Reza.
Program MBG yang merupakan inisiatif Pemerintah Pusat ini disalurkan melalui 28 sekolah di berbagai kelurahan di Kecamatan Payakumbuh Timur. Kenaikan jumlah penerima memicu dapur penyedia memperluas kapasitas dan variasi menu.
“Kami tidak hanya menyesuaikan kapasitas, tapi juga terus memvariasikan menu, termasuk buah-buahan seperti anggur dan lengkeng, selain buah reguler seperti jeruk, pisang, dan semangka,” jelas Reza.
Peningkatan juga tercermin di lingkungan SMA Negeri 1 Payakumbuh. Kepala sekolah Efda Sofliarni mengungkapkan, jumlah siswa penerima MBG di sekolahnya naik dari 858 menjadi 1.258 siswa.
“Peningkatan ini sejalan dengan bertambahnya jumlah siswa baru tahun ajaran ini. Kami mengapresiasi keberagaman menu yang disajikan, karena itu turut mendukung semangat belajar siswa,” katanya, didampingi Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Marsusi, dan bidang Humas, Citra Dewi.
Namun, ia mencatat bahwa dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025, sekolahnya masih kekurangan sekitar 80 siswa untuk memenuhi kuota maksimal rombongan belajar (rombel). (dst)