Home » Kecelakaan Maut di Panyalaian, Lima Orang Tewas

Kecelakaan Maut di Panyalaian, Lima Orang Tewas

Redaksi
A+A-
Reset

TANAH DATAR, KP — Jalur utama Padang Panjang–Bukittinggi kembali memakan korban jiwa setelah kecelakaan beruntun maut terjadi di Bintuangan Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, tepat di depan Pondok Pesantren Nurul Ikhlas, Senin (26/1). Insiden yang melibatkan truk trailer, truk boks, dan tiga sepeda motor ini mengakibatkan lima orang meninggal dunia serta tiga orang lainnya luka-luka.

Data dari Pusdalops BPBD Kota Padang Panjang mengonfirmasi bahwa para korban meninggal dunia tersebar di dua rumah sakit. Korban di RS Yarsi Padang Panjang adalah Alfizan (51 tahun) warga Nagari Panyalaian, dan Yan Rahmat Alfajri (33 tahun) warga Kelurahan Puhun Tembok, Bukittinggi.

Sementara tiga korban lainnya yang berada di RSUD Padang Panjang, yakni Jefrizal (37 tahun) warga Pasa Rabaa Panyalaian, Dian Febri (35 tahun) warga Pincuran Tinggi Panyalaian, serta Bandes Hotmaruli Tua Sihaloho (38 tahun), sopir truk asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Kapolres Padang Panjang, AKBP Wisnu Hadi menjelaskan, petaka ini bermula saat truk trailer bernomor polisi BK 9634 SA yang bermuatan pupuk melaju kencang dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang. Saat memasuki jalanan menurun di lokasi kejadian, kendaraan besar tersebut diduga mengalami kegagalan sistem pengereman atau istilah sederhananya rem blong.

“Truk trailer datang dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang. Karena rem tidak berfungsi, kendaraan menyenggol truk boks hingga menyebabkan truk boks terguling,” kata Wisnu dikutip antarasumbar.com.

Truk boks BA 8089 NU yang terguling kemudian menghantam dua sepeda motor, yakni Honda Supra BA 6368 NB dan Honda Vario BA 6624 LAD. Akibat benturan keras tersebut, kedua pengendara motor dilaporkan meninggal dunia di tempat. Sementara truk trailer terus melaju tak terkendali hingga akhirnya sopir membanting setir ke kiri dan menghantam warung di pinggir jalan yang tengah ramai oleh warga.

“Truk trailer menabrak dua orang warga yang sedang duduk di warung. Setelah itu, truk terbalik di halaman rumah warga,” ujar Kapolres.

Saat dievakuasi, sopir truk trailer ditemukan meninggal dunia di dalam kabin kendaraan yang hancur parah akibat benturan tersebut.

Selain lima korban tewas, tiga korban luka-luka yang saat ini menjalani perawatan intensif di RS Yarsi adalah Gustiawan (40 tahun) asal Deli Serdang, Zulfia (40 tahun) asal Agam, dan Elvi Febrianti (43 tahun) warga Gulai Bancah, Bukittinggi. Kecelakaan ini juga mengakibatkan kerusakan berat pada tiga unit warung milik warga setempat yang hancur disapu kendaraan besar tersebut.

Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, memastikan seluruh korban telah dievakuasi dan petugas tengah melakukan olah TKP lanjutan untuk menormalisasi arus lalu lintas yang sempat lumpuh total pasca-kejadian. (ant)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?