PADANG, KP — Sebanyak 1.265 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Sumatera Barat sudah resmi berbadan hukum. Dari jumlah tersebut, 954 di antaranya telah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai langkah awal menggerakkan ekonomi kerakyatan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar, Endrizal menyebut, koperasi yang belum memiliki NIB saat ini sedang dalam proses penyelesaian. Program KOpdes Merah Putih ini merupakan salah satu langkah unggulan Presiden Prabowo Subianto untuk memajukan ekonomi rakyat dari tingkat desa.
Endrizal mengatakan, fokus pemerintah sebelumnya berada pada aspek pembentukan dan pelatihan sumber daya manusia. Memasuki tahun ini, target utama adalah menuntaskan kepemilikan NIB serta pembangunan kantor fisik.
“Hingga saat ini tercatat 171 kantor sudah berdiri dan mulai mengarah pada pengembangan unit usaha secara mandiri,” kata Endrizal, Jumat (3/4).
Ia mengungkapkan, pengelola Kopdes Merah Putih umumnya masih bergerak pada penyediaan bahan pokok, seperti beras, minyak goreng, dan gas. Ke depannya, pemerintah akan mengarahkan pengurus untuk menyediakan kebutuhan yang lebih spesifik sesuai permintaan pasar, seperti pupuk dan bibit bagi petani. Bagi wilayah yang berada di daerah pesisir, koperasi didorong untuk masuk ke sektor perikanan.
“Jika koperasi mampu menggarap potensi keunggulan daerah masing masing, maka program ini akan berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar,” pungkas Endrizal. (kjc/*)
