PADANG, KP — Pemerintah Kota Padang merencanakan pelebaran Jalan Kurao–Maransi hingga tembus ke Bypass guna mengurai kemacetan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan di kawasan tersebut.
Rencana itu ditinjau langsung Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir bersama Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri, Camat Nanggalo David Ferdinand, lurah, serta masyarakat setempat, di Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Senin (18/5).
Jalan Kurao–Maransi–Bypass merupakan salah satu akses strategis menuju pusat pemerintahan Kota Padang di Air Pacah, sekaligus jalur menuju sejumlah perguruan tinggi seperti Universitas Bung Hatta (UBH), Institut Teknologi Padang (ITP), dan Universitas Baiturrahmah. Namun, kondisi jalan yang saat ini masih sempit dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan hingga kecelakaan lalu lintas.
Untuk itu, Pemko Padang menyiapkan anggaran sebesar Rp16 miliar guna pelebaran jalan sepanjang sekitar 2,245 kilometer dengan lebar badan jalan 8 meter, serta penambahan drainase masing-masing 1 meter di sisi kiri dan kanan.
Selain itu, pemerintah juga akan menuntaskan pembangunan jalur dua Kurao sepanjang 180 meter dengan anggaran sekitar Rp2 miliar.
Pemko Padang juga berkoordinasi dengan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumbar untuk melakukan betonisasi jalan di sepanjang bantaran sungai sebagai bagian dari penguatan infrastruktur kawasan tersebut.
Maigus Nasir menyebut, sebagian proses persiapan telah berjalan, termasuk sosialisasi kepada masyarakat. “Alhamdulillah, untuk wilayah Air Pacah, proses sosialisasi sudah selesai dan disepakati masyarakat. Pengukuran dan pemasangan patok juga sudah dilakukan, dan pertengahan Juli Dinas PUPR mulai mengerjakan,” ujarnya.
Ia menambahkan, masih terdapat sekitar 180 meter ruas jalan yang saat ini dalam tahap sosialisasi dengan masyarakat. “Dengan pelebaran jalan ini, kita berharap akses menuju pusat pemerintahan dan kawasan pendidikan tidak lagi mengalami kemacetan,” katanya.
Menurutnya, perbaikan infrastruktur tersebut juga akan berdampak pada peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat serta nilai kawasan.
Ia menambahkan, seiring dengan kondisi jalan yang belum memadai, operasional Bus Trans Padang yang melintasi rute Kurao–Maransi untuk sementara dihentikan. Layanan tersebut direncanakan kembali beroperasi setelah pelebaran jalan selesai. (red)
