Home » Dugaan Perlakuan Tidak Pantas terhadap Murid di Batam Disorot, Orang Tua Minta Klarifikasi

Dugaan Perlakuan Tidak Pantas terhadap Murid di Batam Disorot, Orang Tua Minta Klarifikasi

Redaksi
A+A-
Reset

Perwakilan pihak keluarga atau orang tua murid saat memberikan keterangan kepada awak media.

BATAM, KP — Dugaan tindakan tidak pantas terhadap seorang murid di salah satu sekolah swasta nasional plus di Kota Batam menjadi perhatian publik setelah informasi terkait insiden tersebut beredar di media sosial.

Peristiwa ini mencuat menyusul beredarnya rekaman CCTV yang dikaitkan dengan kejadian tersebut dan memicu berbagai tanggapan masyarakat, khususnya terkait pengawasan serta perlindungan peserta didik di lingkungan sekolah.

Orang tua murid yang enggan disebutkan namanya, Jumat (19/6), menyampaikan bahwa anaknya diduga mengalami perlakuan yang tidak sesuai dengan prinsip perlindungan anak di lingkungan pendidikan. Pihak keluarga mengaku telah mendatangi sekolah untuk meminta penjelasan sekaligus klarifikasi.

“Kami berharap ada penjelasan yang transparan agar persoalan ini menjadi jelas dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” ujar orang tua murid, seperti dilansir dari Kliksuara.com.

Keluarga juga mengaku sempat meminta akses rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian. Namun, berdasarkan informasi yang diterima, perangkat tersebut disebut belum berfungsi saat insiden terjadi.

Kondisi itu menimbulkan pertanyaan terkait sistem pengawasan di lingkungan sekolah, mengingat CCTV merupakan salah satu sarana penting dalam menjaga keamanan dan kenyamanan peserta didik.

Selain itu, keluarga berharap komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua dapat berlangsung lebih terbuka agar persoalan tidak berkembang menjadi polemik berkepanjangan.

Sejumlah pihak menilai, setiap dugaan yang berkaitan dengan perlindungan anak di lingkungan pendidikan harus ditangani secara hati-hati, objektif, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait informasi yang beredar. Media masih berupaya menghubungi pihak sekolah guna memperoleh konfirmasi sebagai bagian dari prinsip keberimbangan informasi.

Masyarakat pun berharap instansi terkait dapat melakukan penelusuran menyeluruh untuk memastikan fakta yang sebenarnya terjadi, sekaligus menjamin perlindungan terhadap peserta didik di lingkungan pendidikan.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya transparansi, komunikasi, serta sistem pengawasan yang optimal di sekolah demi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif bagi siswa. (ksc)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?