Home » LONGSOR LUMPUHKAN JALUR PADANG–BENGKULU

LONGSOR LUMPUHKAN JALUR PADANG–BENGKULU

▪ Satu Mobil Terseret Material, Pengendara Terluka

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP — Hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak Minggu (14/6) sore memicu longsor di kilometer 16, kawasan Bungus Teluk Kabung. Material tanah, lumpur, dan pepohonan menimbun badan Jalan Lintas Nasional Padang–Bengkulu sehingga arus lalu lintas lumpuh total selama sekitar lima jam.

Selain menutup akses utama yang menghubungkan Sumatera Barat dengan Bengkulu, longsor juga menyebabkan seorang pengendara mobil mengalami luka-luka setelah kendaraannya terseret material longsoran hingga menabrak sebuah pondok milik warga.

Longsor terjadi saat hujan berintensitas tinggi mengguyur kawasan Bungus Teluk Kabung. Material dari lereng bukit di sekitar jalan raya tiba-tiba runtuh dan menutup seluruh badan jalan. Akibatnya, kendaraan dari arah Padang maupun Bengkulu tidak dapat melintas.

Sejumlah pengendara terpaksa menghentikan perjalanan dan menunggu proses evakuasi serta pembersihan material longsor selesai dilakukan petugas.

Dalam kejadian tersebut, sebuah mobil pick up (bak terbuka) yang tengah melintas terdampak langsung oleh longsoran. Kendaraan itu terseret lumpur dan material pepohonan hingga menghantam sebuah pondok warga di sekitar lokasi kejadian.

Warga bersama petugas yang berada di lokasi segera melakukan upaya penyelamatan. Pengemudi mobil berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, namun mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan petugas gabungan langsung diterjunkan ke lokasi begitu menerima laporan kejadian.

“Material longsor yang menutup badan jalan cukup besar sehingga proses pembersihan membutuhkan waktu beberapa jam. Kami menurunkan alat berat untuk mempercepat penanganan,” ujarnya.

Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Dinas PUPR, serta instansi terkait lainnya bekerja membersihkan timbunan tanah dan pohon yang menutup jalur nasional tersebut.

Setelah sekitar lima jam penanganan, akses Jalan Padang–Bengkulu mulai dapat dilalui kendaraan roda dua dengan sistem buka-tutup. Sementara kendaraan roda empat masih diminta menunggu hingga proses pembersihan dan pengamanan jalur selesai dilakukan.

Hingga Minggu malam, petugas masih melakukan pembersihan sisa material longsor guna memastikan jalan kembali aman dan dapat dilalui secara normal.

BPBD Kota Padang mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan perbukitan, terutama ketika hujan deras masih berpotensi terjadi. Kondisi cuaca ekstrem dikhawatirkan dapat memicu longsor susulan di sejumlah titik rawan di wilayah Bungus Teluk Kabung dan sekitarnya. (*/zpi)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?