Home » Cinta Segitiga Berujung Maut, Pemuda Tewas Ditusuk di Pesta Rakyat

Cinta Segitiga Berujung Maut, Pemuda Tewas Ditusuk di Pesta Rakyat

Redaksi
A+A-
Reset

SIJUNJUNG, KP — Perkelahian yang dipicu persoalan asmara berakhir tragis di Los Pasar Sungai Tambang, Nagari Kunangan Parik Rantang, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Sabtu (13/6) malam.

Seorang pemuda bernama Rendi (18) tewas setelah mengalami sejumlah luka tusuk dalam insiden yang melibatkan Restu (20), pria yang disebut sebagai kekasih perempuan yang menjadi pemicu konflik tersebut.

Peristiwa berdarah itu terjadi saat berlangsung pesta rakyat berupa pertunjukan kuda kepang di kawasan pasar setempat. Korban dan terduga pelaku diketahui terlibat cekcok sebelum akhirnya berujung perkelahian dan penusukan.

Kapolsek Kamang Baru, AKP Syafrinaldi, mengatakan peristiwa tersebut diduga berlatar belakang cinta segitiga. Restu, warga Timpeh V Jalur 3, Nagari Kamang, disebut merupakan kekasih Desi Lestari (16), warga Nagari Muaro Takung, Kecamatan Kamang Baru. Keduanya bahkan dikabarkan berencana menikah.

Namun, Restu mendapat informasi bahwa Desi menjalin hubungan asmara dengan Rendi, warga Jorong Suko Rejo Sungai Tenang, Nagari Kunangan Parik Rantang.

“Restu mendapat informasi bahwa kekasihnya memiliki hubungan dengan korban. Karena itu, ia meminta Desi menghubungi korban agar datang ke lokasi pasar,” ujar Syafrinaldi, Minggu (14/6).

Menurutnya, sekitar pukul 21.00 WIB, Restu dan Desi berada di lokasi pertunjukan kuda kepang. Setelah dihubungi, Rendi datang dan bertemu dengan Restu. Pertemuan tersebut langsung diwarnai adu mulut.

“Korban diduga memukul kepala pelaku. Karena merasa sakit, pelaku kemudian mengeluarkan pisau yang diselipkan di pinggangnya dan menusuk korban,” katanya.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek di bagian perut, dada kiri, dan tangan kiri. Warga yang berada di lokasi langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke Klinik Anissa Sungai Tambang.

Karena kondisi korban cukup serius, tenaga medis kemudian merujuknya ke RSUD Ahmad Syafi’i Maarif di Tanah Badantuang, Kecamatan Sijunjung. Namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Mendapatkan laporan dari masyarakat, personel Polsek Kamang Baru langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Polisi juga bergerak mencari keberadaan terduga pelaku. Namun saat didatangi ke rumahnya di Timpeh V Jalur 3, pelaku sudah tidak berada di lokasi. “Anggota langsung melakukan pencarian ke rumah terduga pelaku, tetapi yang bersangkutan telah melarikan diri,” ujar Syafrinaldi.

Hingga Minggu siang, polisi masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku dan mendalami seluruh keterangan saksi guna mengungkap secara lengkap kronologi peristiwa tersebut. (ski)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?