Home » PKL Kembali Berjualan Saat Pembongkaran GOR Agus Salim Berjalan

PKL Kembali Berjualan Saat Pembongkaran GOR Agus Salim Berjalan

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP — Pedagang kaki lima (PKL) kembali berjualan di trotoar sekitar GOR Haji Agus Salim di tengah proses pembongkaran stadion yang sedang berlangsung. Kondisi ini terlihat meski kawasan tersebut sebelumnya telah ditertibkan.

Pantauan di lokasi, Kamis (9/7), lapak pedagang kembali berdiri di sepanjang trotoar. Aktivitas jual beli makanan dan minuman pun kembali ramai, terutama di sekitar akses luar kawasan stadion.

Seorang pedagang jus, Intan, mengaku sudah berjualan lagi sekitar dua pekan terakhir setelah sempat berpindah lokasi pascapenertiban pertengahan Juni lalu.

“Kami diberitahu boleh berjualan, asalkan di luar portal kawasan GOR Haji Agus Salim,” ujarnya.

Ia mengaku sempat berjualan di depan SMA Negeri 2 Padang, namun jumlah pembeli jauh berkurang. Menurutnya, kawasan GOR tetap menjadi lokasi strategis karena banyak warga beraktivitas.

“Di sini pembelinya lebih banyak, makanya saya kembali jualan di sekitar sini,” katanya.

Pedagang lain, Putri, juga mengaku mengalami penurunan penjualan saat berpindah lokasi. Untuk menjaga pendapatan, ia membuka cabang usaha di tempat lain.

“Setelah ditertibkan penjualan menurun, jadi saya buka cabang di tempat lain,” ujarnya.

Para pedagang menyebut saat ini tidak lagi dikenakan biaya kebersihan, berbeda dengan sebelumnya yang mencapai Rp10 ribu per hari.

Di sisi lain, proses pembongkaran fasilitas stadion terus berjalan sebagai bagian dari rekonstruksi kawasan. Sejak awal pekan, alat berat telah diturunkan untuk merobohkan bangunan tribun sebagai tahap awal.

Material hasil pembongkaran dikumpulkan di sekitar area stadion sebelum diangkut secara bertahap. Aktivitas pekerja dan kendaraan pengangkut tampak meningkat selama proses berlangsung.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar, Mahdianur, mengatakan pembongkaran dilakukan setelah proses lelang selesai dan pemenang ditetapkan.

“Pembongkaran sudah dimulai sejak Senin (6/7) setelah ada pemenang lelang. Proses ini dilakukan sesuai tahapan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, lelang pembongkaran dilaksanakan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Sumbar dengan nilai limit sesuai ketentuan.

Pembongkaran ini menjadi tahap awal penataan ulang kawasan GOR Haji Agus Salim yang direncanakan dilakukan secara bertahap. (fai)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?