PAYAKUMBUH, KP — Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh mengirimkan 100 personel gabungan untuk membantu penanganan bencana banjir dan longsor di Sumatera Barat. Bantuan ini dilepas secara resmi oleh Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta pada Senin (1/12).
Bantuan tersebut disalurkan ke tiga titik utama yang terdampak parah, yaitu Kabupaten Agam (Palembayan), Posko Bencana Kabupaten Limapuluh Kota, dan Posko Bencana Kabupaten Tanah Datar.
Personel yang dikirkim terdiri dari dokter, perawat, petugas gizi, serta armada ambulans yang siap siaga di lokasi. Selain itu juga petugas Satpol PP dan Damkar, Tagana, tim rescue, BPBD, pramuka, dan relawan siaga bencana.
Selain personel, dikirimkan pula berbagai kebutuhan dasar seperti makanan siap saji, sembako, popok bayi, dan perlengkapan kebersihan. Bantuan ini dipastikan disalurkan berdasarkan skala prioritas, hasil koordinasi intensif dengan pemerintah daerah terdampak.
Wako Zulmaeta menegaskan, pengiriman personel dan bantuan adalah bentuk kepedulian moral terhadap situasi kedaruratan.
“Ini tentang kemanusiaan. Kita tidak bisa membiarkan saudara-saudara kita menghadapi musibah ini sendirian,” ujar Zulmaeta.
Wako Zulmaeta berpesan agar personel selalu mengutamakan keselamatan selama bertugas. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran ASN dan masyarakat Payakumbuh yang telah berpartisipasi melalui aksi ‘badoncek’ (gotong royong penggalangan dana). Pemko Payakumbuh berjanji akan terus memantau perkembangan dan siap menambah dukungan apabila situasi memburuk. (dst)
