Home » Bawaslu Pessel Gencarkan Sosialisasi Pemilu 2029 ke Pelajar

Bawaslu Pessel Gencarkan Sosialisasi Pemilu 2029 ke Pelajar

Redaksi
A+A-
Reset

PESISIR SELATAN, KP  – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) mulai menggencarkan sosialisasi pendidikan pemilih pemula kepada pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran akan pentingnya pengawasan partisipatif dalam menyongsong Pemilu 2029 mendatang.

Anggota Bawaslu Pessel, Bambang Putra Niko, dan Kepala Sekretariat, Rinaldi, mengunjungi Cabang Dinas (Cabdin) Wilayah VII Pessel pada Selasa (15/7) di Painan. Kunjungan ini bertujuan membangun hubungan baik dengan pemangku kepentingan serta menyampaikan rencana sosialisasi kepada para pelajar.

“Secara kelembagaan, kami penting untuk berkoordinasi dengan Cabdin Wilayah VII Pessel, yang mengoordinasi sekolah menengah tingkat atas di daerah Pessel,” kata Rinaldi.

Ia menjelaskan, meskipun saat ini masih dalam masa non-tahapan Pemilu dan belum didukung anggaran penuh, Bawaslu Pessel tetap bertekad memberikan edukasi kepada masyarakat melalui sekolah, khususnya bagi pemilih pemula.

“Dan alhamdulillah, tadi kita disambut baik oleh pihak Cabdin Wilayah VII Pesisir Selatan,” jelas Rinaldi.

Dalam kunjungan tersebut, Bambang Putra Niko, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Pessel, bertemu dengan Kepala Seksi Sekolah Menengah Kejuruan Nasril dan Kepala Seksi Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Luar Biasa Hilma Novialira dari Cabdin Wilayah VII Pessel.

Nasril dan Hilma dari Cabdin Wilayah VII Pesisir Selatan menyambut baik kunjungan Bawaslu setempat. Mereka menilai kegiatan ini akan menciptakan simbiosis mutualisme yang memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Bawaslu Pesisir Selatan, kami merasa senang juga dengan kunjungan ini. Tentu ini akan menjadi simbiosis mutualisme bagi kita,” jelas Hilma.

Sebagai komunikasi awal, Bawaslu Pesisir Selatan juga telah mengunjungi SMAN 3 Painan, yang menjadi salah satu target lokasi sosialisasi. Bambang Putra Niko menambahkan bahwa kegiatan sosialisasi tidak hanya menyasar sekolah, tetapi juga akan meluas ke pemerintahan nagari dan berbagai tempat lainnya.

“Tidak hanya ke sekolah, tapi nanti juga menyasar ke pemerintahan nagari dan berbagai tempat lainnya guna mensosialisasikan berbagai produk hukum terkait untuk mencegah terjadinya pelanggaran pemilu atau pemilihan,” tutur Niko.

Terpisah, Koordinator Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Pessel, Nurmaidi, menekankan pentingnya sosialisasi kepada siswa SMA sederajat. Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk mengenal demokrasi, pemilu, dan memahami peran mereka dalam pengawasan partisipatif.

“Jadi, nanti kami akan datang ke sekolah-sekolah di Pesisir Selatan. Bertemu dengan siswa-siswi untuk memperkuat kesadaran bersama pentingnya keterlibatan dan partisipasi semua pihak untuk kesuksesan pemilu di masa akan datang,” ujar Nurmaidi.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Pessel, Afriki Musmaidi, menuturkan bahwa saat ini pihaknya terus berbenah untuk mengoptimalkan semua sumber daya manusia di jajaran sekretariat. Selain rapat rutin, Bawaslu Pessel juga lebih sering menyelenggarakan kegiatan simulasi terkait penerimaan laporan pelanggaran pemilu dan permohonan penyelesaian sengketa.

“Semua agenda sudah kita atur, kita susun sesuai divisi masing-masing. Pada momen masa non-tahapan ini kita memiliki waktu lebih banyak untuk terus memperkuat sumber daya manusia penyelenggara pemilu,” tutup Afriki. (don)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?