Berantas Judi Online, Supardi : Orang Tua Jangan Ikut Kecanduan

SUPARDI

BUKITTINGGI, KP – Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Supardi, mengungkapkan keprihatinannya terhadap masalah judi online yang semakin meluas. Menurutnya, kecanduan judi online tidak hanya terjadi pada kalangan anak muda, tetapi juga mencapai orang dewasa, termasuk orang tua.

Persoalan judi dari dulu adalah penyakit masyarakat yang sangat susah dihilangkan. Namun sekarang, dengan gadget lebih mudah mengakses judi tersebut.

Supardi menyebut jika hanya mengandalkan pemerintah, maka mustahil bisa memberantas persoalan sosial ini, mengingat prevalensi yang tinggi di berbagai lingkungan, termasuk kasus melibatkan anggota keluarga seperti ayah dan ibu yang terlibat dalam judi online.

“Judi online bukan hanya sekadar permainan, tapi juga membuka pintu bagi tindakan kriminalitas lainnya,” tegasnya dihadapan 80 peserta Pertemuan Pilar Pilar Sosial angkatan IV di Bukittingi, baru-baru ini.

Ketua DPRD Sumbar ini meminta peran aktif seluruh masyarakat dalam menghentikan praktik judi online. “Pada Pertemuan Pilar Sosial di Kota Payakumbuh, saya mengimbau agar semua peserta tidak terlibat dalam judi online. Mereka seharusnya menjadi garda terdepan dalam upaya pemberantasan fenomena ini,” lanjut Supardi.

Ia menambahkan bahwa selain judi, ada banyak tantangan sosial lain yang mengancam masyarakat, seperti narkoba, LGBT, stunting, kemiskinan, dan berbagai masalah lainnya. “Penanganan masalah ini harus melibatkan semua elemen masyarakat secara aktif, bukan hanya keterlibatan pemerintah atau Dinas Sosial saja,” imbuhnya.

Sementara itu Kabid Pemberdayaan Sosial, Dinsos Sumbar, Rumainur menyebutkan, pertemuan pilar sosial yang digelar Dinas Sosial ini berasal dari dana pokok pikiran (pokir) Ketua DPRD Sumbar, Supardi. Rencananya akan digelar sebanyak 19 angkatan, khusus bagi masyarakat Kota Payakumbuh.

Pesertanya berasal dari berbagai kalangan, termasuk Karang Taruna, organisasi sosial, organisasi perempuan, serta tokoh adat dan masyarakat.

“Pada pertemuan ini, peserta diberikan materi tentang berbagai isu sosial dan strategi penanganannya di lingkungan masing-masing,” jelas Rumainur. Ia berharap ilmu yang didapat oleh para peserta dapat bermanfaat dan tersebar luas di masyarakat. (fai)

Related posts

Permudah Warga Bayar Pajak, Samsat Keliling Padang Datangi Titik Strategis Keramaian

Tekan Pengangguran, 16 Pemuda Manggopoh Tuntas Ikuti Pelatihan Servis HP di BLK

Lintau Buo Utara Juara Umum