Home » Diterjang Cuaca Ekstrem, Rumah Warga di Painan Tertimpa Pohon

Diterjang Cuaca Ekstrem, Rumah Warga di Painan Tertimpa Pohon

Redaksi
A+A-
Reset

PESISIR SELATAN, KP – Sebuah rumah warga di Bukit Putus, Kota Painan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, rusak parah akibat tertimpa pohon tumbang, Jumat siang (8/8), saat hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah tersebut.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, ketika pohon berukuran besar tumbang menimpa rumah milik Burnis (53 tahun), warga Painan Utara yang tinggal bersama tiga anaknya di belakang PT UHA. Tidak ada korban jiwa, namun bagian atap rumah hancur dan sejumlah perabot rusak berat.

Kejadian itu dilaporkan warga ke BPBD Pesisir Selatan sekitar pukul 13.25 WIB. Tim Satgas SAR dan TRC BPBD langsung dikerahkan ke lokasi dibantu personel TNI dan masyarakat setempat untuk evakuasi dan pembersihan pohon.

Kepala Pelaksana BPBD Pesisir Selatan, Yuskardi mengatakan, tumbangnya pohon disebabkan cuaca ekstrem yang terjadi secara tiba-tiba.

“Hujan lebat dan angin kencang menyebabkan pohon tumbang ke arah permukiman. Tim gabungan telah turun dan penanganan darurat dilakukan secepat mungkin. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujar Yuskardi.

BPBD mencatat kerugian material ditaksir mencapai Rp25 juta. Kerusakan meliputi atap rumah yang roboh, perabot rusak, serta dinding rumah yang retak akibat benturan batang pohon.

Penanganan dilakukan dengan memotong batang dan cabang pohon menggunakan alat berat dan gergaji mesin. Hingga pukul 15.00 WIB, seluruh material telah dibersihkan dari lokasi kejadian.

Masyarakat sekitar ikut membantu proses evakuasi serta memberikan bantuan logistik darurat kepada korban. Pemerintah daerah juga meninjau langsung lokasi bencana dan menyampaikan komitmen untuk memberikan bantuan lanjutan.

BPBD mengimbau warga agar tetap waspada terhadap cuaca buruk, terutama di kawasan perbukitan dan dekat pohon besar.

“Jangan berteduh di bawah pohon saat cuaca ekstrem dan segera laporkan jika ada pohon rawan tumbang di sekitar permukiman,” kata Yuskardi.

Laporan insiden telah diteruskan ke BNPB Pusat, BPBD Provinsi, Bupati Pesisir Selatan, serta pejabat daerah lainnya. Pusdalops-PB BPBD memastikan kesiapsiagaan penuh selama 24 jam untuk merespons potensi bencana di wilayah Pesisir Selatan. (don)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?