PADANG, KP — Kebutuhan darah di Kota Padang mencapai sekitar 200 kantong per hari, mendorong berbagai pihak menggelar aksi donor darah untuk menjaga ketersediaan stok.
Salah satunya melalui kegiatan donor darah bertajuk “Donor Darah, Donor Kehidupan” yang digelar Bank Mestika bekerja sama dengan KSR PMI Unit Universitas Negeri Padang (UNP), pada 11–12 Mei 2026, dengan target 2.000 kantong darah.
Wali Kota Padang Fadly Amran yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa donor darah merupakan bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus upaya menyelamatkan nyawa. “Setetes darah yang kita donorkan bisa menjadi harapan hidup bagi orang lain,” ujarnya, Senin (11/5).
Di tempat yang sama Ketua PMI Kota Padang, Zulhardi Z. Latif, menjelaskan bahwa kebutuhan darah yang tinggi dipicu oleh layanan lebih dari 30 rumah sakit yang bergantung pada pasokan Unit Donor Darah (UDD) PMI.
Menurutnya, target 2.000 kantong darah dalam kegiatan ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan stok untuk beberapa hari ke depan. “Kami terus menggencarkan donor darah di berbagai instansi karena kebutuhan tidak pernah berhenti,” katanya.
Sementara itu, Pimpinan Bank Mestika Cabang Padang, Yenny Wiranata, menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam aksi kemanusiaan.
Ia menambahkan, kerja sama dengan UNP telah berlangsung selama 12 tahun, dengan capaian rata-rata 1.600 hingga 1.800 kantong darah setiap pelaksanaan. Fadly Amran juga mengapresiasi konsistensi berbagai pihak dalam mendukung gerakan donor darah, sejalan dengan upaya mewujudkan Kota Padang sebagai kota sehat berbasis partisipasi masyarakat.
Dengan tingginya kebutuhan darah, partisipasi masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga ketersediaan stok bagi pasien yang membutuhkan. (red)