LIMAPULUH KOTA, KP — Anggota Komisi III DPRD Sumbar, Nurkhalis Dt. Bijo Dirajo, mendorong percepatan transformasi digital di tingkat nagari guna meningkatkan pelayanan publik dan mendukung ekonomi masyarakat. Hal itu disampaikannya saat membuka Pelatihan Transformasi Digital untuk nagari-nagari se-Kabupaten Limapuluh Kota, baru-baru ini.
Kegiatan yang difasilitasi Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Sumbar ini didukung melalui anggaran pokok-pokok pikiran (Pokir) Nurkhalis.
“Transformasi digital bukan pilihan, tapi kebutuhan. Perangkat nagari harus melek digital agar pelayanan publik makin cepat, mudah, dan transparan,” kata Nurkhalis.
Ia menambahkan, digitalisasi juga dapat membuka peluang ekonomi baru, khususnya bagi pelaku UMKM.
“Kita bisa jualan dari rumah lewat gawai, tanpa perlu toko. Ini potensi besar,” ujarnya.
Pelatihan ini diikuti lebih dari 100 peserta dari seluruh nagari di Limapuluh Kota, termasuk wali nagari, sekretaris, dan operator informasi. Materi pelatihan mencakup sistem pelayanan publik digital, keamanan informasi, pengelolaan media sosial nagari, hingga pemasaran produk lokal secara daring.
Sejumlah narasumber dari kalangan profesional TI, akademisi, dan praktisi pemerintahan digital dihadirkan untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada peserta.
Nurkhalis berharap pelatihan ini menjadi pijakan awal nagari untuk berinovasi dan adaptif terhadap kemajuan teknologi. (fai)