PADANG, KP — Gubernur Sumbar Mahyeldi menggelar inspeksi mendadak (sidak) sekaligus memimpin apel pascalebaran 1446 H di Kantor Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumbar, Selasa (8/4).
Dalam arahannya, Gubernur menekankan pentingnya menjadikan momen pasca-Ramadan dan Idulfitri sebagai tonggak peningkatan kualitas, baik secara personal maupun kelembagaan.
“Bulan Syawal berarti bulan peningkatan. Idulfitri adalah momentum kembali kepada kesucian setelah ditempa sebulan penuh di bulan Ramadan. Maka sudah semestinya, kita menunjukkan peningkatan kualitas diri dan kinerja,” ujar Mahyeldi.
Ia mengingatkan, hasil dari ibadah Ramadan, yakni peningkatan ketaqwaan, harus terwujud dalam kesadaran bekerja dengan integritas, terutama dalam melayani masyarakat sebagai aparatur pemerintahan.
“Kita harus bekerja lebih ikhlas, keras, cerdas, dan tuntas. Ramadhan telah membentuk kita untuk lebih menyadari bahwa pekerjaan yang kita lakukan adalah bagian dari ibadah kepada Allah,” tambahnya.
Gubernur juga menyampaikan harapan agar seluruh ASN di lingkungan Pemprov Sumbar mampu menjaga semangat kebersamaan, meningkatkan tanggung jawab, dan menuntaskan program kerja dengan kualitas yang semakin baik.
“Terutama di dinas teknis seperti BMCKTR dan Perkimtan, yang sangat berhubungan dengan infrastruktur dan fasilitas publik. Ketika jalan, jembatan, dan sarana lainnya terbangun dengan baik, maka akses masyarakat lancar, ekonomi bergerak, dan investasi pun tumbuh,” tegas Mahyeldi.
Sidak dan apel tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi Pemprov Sumbar, antara lain Asisten III Setdaprov Sumbar Andri Yulika, Staf Ahli Gubernur Jasman Rizal, Kepala BKD Fitriati, Kepala Dinas BMCKTR Erasukma Munaf, serta Kepala Dinas Kesehatan Lila Yanwar.
Acara ini menjadi penanda bahwa pasca-lebaran bukan waktu bersantai, melainkan awal baru untuk bekerja lebih optimal dan bertanggung jawab demi kemajuan Sumbar. (mas)
