Home » Pembentukan Kodam XX/TIB Dipercepat Tanpa ‘Serampangan’

Pembentukan Kodam XX/TIB Dipercepat Tanpa ‘Serampangan’

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP — Rencana pendirian Komando Daerah Militer (Kodam) XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) di Sumatera Barat kini memasuki fase penguatan kajian multidimensi. Meskipun Presiden Prabowo telah menginstruksikan percepatan, TNI menegaskan penentuan lokasi markas tidak akan diputuskan secara serampangan.

Kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Lapangan Imam Bonjol menjadi salah satu opsi yang dikaji serius. Namun, TNI menekankan opsi tersebut masih menunggu hasil analisis komprehensif yang meliputi fungsi kawasan, arah pengembangan kota, dampak lingkungan, hingga sensitivitas sosial di tengah masyarakat.

Kepala Penerangan Kodam XX/TIB, Letkol Kav Taufiq menjelaskan, pembangunan Kodam membawa ‘multiplier effect’ kuat bagi ekonomi daerah.

“Perputaran ekonomi dari aktivitas prajurit, operasional kantor, hingga kunjungan keluarga bisa menjadi tambahan energi bagi UMKM, sektor jasa, perdagangan, sampai pariwisata. Dampaknya tidak kecil,” ujarnya dalam coffee morning dengan insan pers, Jumat (21/11).

Menanggapi kekhawatiran publik, Taufiq menjamin RTH Imam Bonjol tidak akan dihilangkan. Sebaliknya, kawasan tersebut akan ditata ulang untuk kualitas estetika yang lebih baik dan lebih aman.

“RTH tetap dipertahankan. Yang dibangun itu hanya memanfaatkan ruang kosong, bukan mengambil lapangan utamanya. Track lari diperbaiki, taman ditata ulang,” tegas Taufiq.

Ia menekankan seluruh skenario pembangunan Kodam disusun dengan prinsip kehati-hatian. Setiap langkah harus ditopang kajian teknis, analisis dampak lingkungan, dan konsultasi dengan konsultan profesional. Rencana final, termasuk penentuan lokasi definitif Kodam XX/TIB, akan dipresentasikan kepada pimpinan TNI dan pemerintah pusat sebelum ditetapkan. (fai)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?