PAYAKUMBUH, KP — Pemerintah Kota Payakumbuh berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh terkait menurunnya grafik pelibatan personel TNI Angkatan Udara (TNI AU) sepanjang tahun ini. Langkah korektif tersebut diambil guna memastikan poros koordinasi dan komunikasi instansi kedinasan kembali berjalan optimal di lapangan.
Penataan ulang pola kemitraan ini dinilai mendesak demi menjamin stabilitas keamanan teritorial, akselerasi program ketahanan pangan, hingga efektivitas mitigasi bencana alam. Pemerintah daerah menegaskan bahwa kehadiran unsur militer merupakan instrumen krusial dalam memperkuat struktur pelayanan publik bagi masyarakat Luak Limopuluah.
Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman menyampaikan, masukan terkait kendala koordinasi tersebut akan menjadi catatan penting bagi jajaran organisasi perangkat daerah. Penguatan komunikasi kedepan bakal langsung disinergikan kembali bersama pimpinan komando sektoral yang baru.
“Ini menjadi evaluasi bagi kami untuk terus memperkuat koordinasi dan komunikasi,” ujarnya saat menerima kunjungan silaturahmi Komandan Pos TNI AU (Danposau) Piobang, Kabupaten Limapuluh Kota, Lettu Sus Al Herdiman, di Lantai II Balai Kota Payakumbuh, Kamis (2/7).
Di samping membahas agenda evaluasi, pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum pamitan bagi Danposau Piobang, Lettu Sus Al Herdiman yang akan berpindah tugas ke Lanud Sutan Sjahrir Padang. Pemko Payakumbuh memberikan apresiasi tinggi atas rekam jejak dedikasi pengabdian yang bersangkutan dalam menjaga kondusivitas makro sejak 2023 silam.
Wawako Elzadaswarman berharap suksesi kepemimpinan di struktur Posau Piobang dapat mempercepat realisasi program kerja kolaboratif yang sempat melandai. Pemko Payakumbuh memastikan kesiapan penuh untuk membuka ruang sinergi yang lebih produktif dan berdampak luas. (dst)