PADANG, KP – Dinas Kesehatan Kota Padang menggelar Pertemuan Penguatan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) pada Kamis (2/5) untuk mencegah kematian ibu hamil. Pertemuan ini dihadiri oleh 104 orang Lurah atau perwakilan Lurah dari seluruh Kota Padang.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Padang, Lidia Febrina, menjelaskan bahwa melalui pertemuan ini, mereka dapat mengetahui dan mempersiapkan ibu hamil untuk saat melahirkan. “Kami berkoordinasi dengan Lurah untuk mendapatkan data ibu hamil di wilayah masing-masing,” kata Lidia.
Selanjutnya, rumah ibu hamil akan ditempelkan stiker yang berisi nama ibu hamil, perkiraan waktu melahirkan, lokasi persalinan, bantuan yang tersedia, tempat bersalin, dan informasi tentang pendonor.
Lidia menekankan bahwa keterlambatan membawa ibu hamil ke fasilitas kesehatan dan pendarahan adalah penyebab mayoritas kematian ibu hamil saat melahirkan.
“Data di stiker tersebut sangat penting, sehingga bersama Lurah dan kader yang ditunjuk, kita dapat memantau kondisi ibu hamil dan mengatur piket untuk memantau perkembangan mereka serta waktu perkiraan melahirkan,” jelas Lidia.
“Selain itu, kami juga telah menyiapkan sarana transportasi untuk membawa ibu hamil ke fasilitas kesehatan yang tertera di stiker,” tambahnya.
Lidia juga menyebutkan bahwa tim juga telah menyiapkan pendonor darah, jika dibutuhkan saat proses persalinan. “Dengan merencanakan persalinan dengan baik, kami berharap dapat mengurangi angka kematian ibu,” tandasnya.
Untuk triwulan pertama tahun 2024, Dinas Kesehatan Kota Padang mencatat sebanyak 4 orang ibu hamil meninggal dunia di Kota Padang. (ip)
