PADANG, KP — Seorang jemaah calon haji asal Kota Padang yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Haji Padang, dirujuk ke rumah sakit di Madinah, Arab Saudi, setelah mengalami sesak napas saat penerbangan.
“Setibanya di bandara, calon haji atas nama Marnis langsung dirujuk ke rumah sakit karena kekurangan oksigen,” ujar Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, Rifki, Senin (5/5).
Dijelaskannya, Marnis (87 tahun) mulai mengeluhkan sesak napas saat masih dalam pesawat. Tim medis yang bertugas segera memberikan bantuan oksigen. Sesampainya di Madinah, ia dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans. Marnis juga diketahui mengidap osteoporosis.
Kloter pertama Embarkasi Haji Padang diberangkatkan dari Bandara Internasional Minangkabau pada Sabtu lalu (3/5) pukul 17.30 WIB dan tiba di Madinah pukul 22.40 WAS.
Berdasarkan data Kanwil Kemenag Sumbar, kloter pertama terdiri dari 415 calon haji, empat petugas kloter, serta masing-masing dua petugas haji daerah dan pembimbing dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), dengan total 423 orang.
“Sebanyak 14 orang calon haji menggunakan kursi roda, dan 186 orang masuk kategori risiko tinggi, termasuk 30 orang yang memerlukan perhatian khusus,” kata Rifki.
Diketahui, Embarkasi Haji Padang tahun ini akan memberangkatkan 15 kloter, masing-masing berisi 419 calon jemaah haji dan empat petugas. Kloter pertama dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada 12 Juni 2025 pukul 18.40 WIB melalui Bandara Internasional Minangkabau. (ant)