Home » Terima Bantuan Stimulan, Ribuan Warga Terdampak Bencana di Sumbar Mulai Perbaiki Rumah

Terima Bantuan Stimulan, Ribuan Warga Terdampak Bencana di Sumbar Mulai Perbaiki Rumah

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP — Proses pemulihan bagi penyintas bencana di Sumatera Barat menunjukkan progres nyata melalui penyaluran bantuan stimulan perbaikan rumah dan jaminan hidup (Jadup). Hingga Rabu (11/3), ribuan kepala keluarga di Ranah Minang telah menerima kucuran dana untuk memperbaiki kediaman mereka serta memenuhi kebutuhan pangan harian selama masa pemulihan.

Berdasarkan data Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, total bantuan perbaikan rumah yang telah disalurkan di Sumatera Barat mencapai Rp23,41 miliar. Bantuan ini menyasar 811 unit rumah dengan kondisi rusak ringan dan 375 unit rumah rusak sedang.

Ketua Satgas PRR, Muhammad Tito Karnavian menjelaskan bahwa dana stimulan ini diberikan langsung agar masyarakat dapat memperbaiki rumah secara mandiri. Adapun besaran bantuan yang diterima warga adalah sebesar Rp15 juta untuk kategori rusak ringan dan Rp30 juta untuk kategori rusak sedang.

“Bagi warga yang rumahnya rusak berat atau hilang, pemerintah menyiapkan hunian sementara atau bantuan dana tunggu hunian sebesar Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan,” ujar Tito dalam keterangannya.

Selain bantuan fisik bangunan, pemerintah melalui Kementerian Sosial juga mengalokasikan bantuan jaminan hidup senilai Rp17,81 miliar bagi 13.196 jiwa di Sumatera Barat. Bantuan tunai ini diberikan sebesar Rp15.000 per orang per hari untuk jangka waktu 90 hari guna menyokong kebutuhan harian keluarga.

Hingga saat ini, penyaluran jaminan hidup telah mulai menyentuh sejumlah daerah, termasuk Kota Padang Panjang yang telah dimulai sejak 14 Februari 2026. Pemerintah menekankan pentingnya akurasi data by name by address dari pemerintah daerah agar seluruh bantuan tepat sasaran dan tidak ada warga terdampak yang terlewatkan dalam pendataan.

Kombinasi bantuan stimulan rumah dan jaminan hidup ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi masyarakat Sumatera Barat untuk segera bangkit dan menata kembali kehidupan sosial-ekonomi mereka pascabencana. (ak/*)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?