SOLOK, KP – Wakil Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat sebagai pilar utama dalam membangun Kota Solok yang maju dan berdaya saing. Ia menyatakan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
“Peran masyarakat sangat strategis, bukan hanya sebagai objek pembangunan, tetapi juga sebagai mitra dalam menentukan arah dan keberhasilan program-program yang dijalankan,” ujar Ramadhani, Rabu (22/1).
Ia mencontohkan sejumlah program yang berhasil berkat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, seperti pengelolaan lingkungan, pelatihan kewirausahaan, dan pengembangan infrastruktur skala kecil di tingkat kelurahan. Program-program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memberdayakan mereka agar lebih mandiri dan produktif.
Wawako Ramadhani juga menyoroti pentingnya komunikasi transparan antara pemerintah dan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa pemerintah Kota Solok rutin mengadakan forum dialog dan musyawarah untuk menyerap aspirasi warga, memastikan kebijakan yang diambil selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Selain itu, nilai-nilai gotong royong yang menjadi bagian dari budaya lokal terus didorong sebagai modal sosial dalam menghadapi tantangan pembangunan. “Gotong royong bukan hanya tradisi, tetapi solusi untuk memperkuat solidaritas dan mempercepat pembangunan,” tambahnya.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Ramadhani optimis bahwa dengan sinergi yang harmonis, Kota Solok dapat menjadi contoh daerah lain dalam hal pembangunan berbasis partisipasi masyarakat. “Membangun kota adalah tugas bersama. Dengan kerja sama yang solid, saya yakin Kota Solok akan menjadi tempat yang lebih baik untuk kita semua,” pungkasnya. (van)
