Jalan Nasional Padang–Solok Dibeton, Vasko Minta Pengendara Bersabar

by Redaksi
A+A-
Reset

SOLOK, KP — Tingginya volume kendaraan dan tonase truk angkutan barang yang membuat aspal jalan lintas cepat hancur direspons Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar. Ruas jalan nasional Padang–Solok–Sawahlunto kini resmi ditingkatkan konstruksinya dari perkerasan aspal menjadi beton kaku atau ‘rigid beton’.

Proses pengerjaan yang tengah berlangsung sempat memicu kemacetan hingga mendapat perhatian dari Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy. Saat meninjau langsung proyek di Nagari Talang, Kabupaten Solok, Minggu sore (2/8), Wagub meminta masyarakat bersabar dan tertib mematuhi sistem buka-tutup lalu lintas.

“Kalau kita ingin jalan yang lebih baik, tentu ada proses yang harus dilalui. Salah satu risikonya memang kemacetan. Mau tidak mau kita harus menghadapi itu, karena kalau tidak dibangun-bangun tentu kondisi jalan akan terus rusak,” ujar Vasko.

Ia menegaskan, pengerjaan ini merupakan investasi jangka panjang demi memperlancar arus logistik dan keselamatan pengendara. Pemprov Sumbar terus berkoordinasi dengan BPJN agar pembangunannya cepat rampung tanpa mengabaikan kualitas.

Sementara, Kasatker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II BPJN Sumbar, Masudi membeberkan, proyek rigid beton sepanjang satu kilometer dipusatkan dari kawasan SMPN 1 Talang hingga RM Sawah Ujuang. Selain itu, PPK 2.1 PJN Wilayah II juga menggarap rehabilitasi minor sepanjang 3.197 meter yang tersebar di tujuh titik.

Selama masa pengerjaan, lalu lintas diberlakukan sistem buka-tutup bergantian tiap 15 menit. Pengendara yang ingin menghindari antrean dari Padang menuju Solok maupun sebaliknya disarankan memanfaatkan dua jalur alternatif, yakni ruas Jawi-Jawi–Guguak dan ruas Sari Manggis. (ak/*)

Apakah berita ini bermanfaat?
Ya0Tidak0

Have any thoughts?

Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!